Berita Magetan
Kotak Amal Masjid di Magetan Jadi Langganan Maling, Sudah Kejadian Ketiga Pelaku Belum Tertangkap
Sudah berkali-kali masjid di wilayah Ngariboyo, Magetan jadi korban pencurian kotak amal.
Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Doni Prasetyo
TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Masjid di wilayah Ngariboyo, Magetan seperti jadi langganan korban pencurian kotak amal.
Di tengarai Ngariboyo, merupakan domisili para juragan kulit, masjid masjid di wilayah itu marak jadi incaran maling.
Terlihat di Kamera CCTV pencuri itu diduga pasti berjenis kelamin laki laki mengenakan celana pendek dan jaket jumper.
Sebelum mengangkat kota Amal Masjid As Silmi. Pelaku sempat mondar mandir ke depan sebelum mengangkat Kotak Amal.
Peritiwa pencurian kota amal di Masjid As Silmi, Dusun Babadan, Desa Balegondo, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan ini yang ketiga kalinya.
Sampai kejadian yang ketiga ini, pelaku pencurian kotak amal ini belum berhasil terendus. Meski terekam CCTV Masjid As Silmi.
Polisi Sektor Ngariboyo, Resor Magetan sudah mengumpulkan berbagai bukti termasuk rekaman CCTV milik masjid dan keterangan dari sejumlah warga yang diperkirakan mengetahui pelaku masuk masjid.
Hilangnya salah satu kotak amal masjid As Silmi itu diketahui takmir (pengurus) masjid pada pagi hari seusai sholat Subuh.
Diperkirakan pencurian kotak amal itu dilakukan pelaku sekitar 01.30 an sesuai jam yang terekam di CCTV.
"Seperti hari sebelumnya. Takmir mengetahui salah satu kotak amal masjid hilang seusai sholat Subuh saat takmir mau menghitung isi kotak amal itu,"kata Suparman sala seorang takmir Masjid As Silmi kepada Surya (Tribun Jatim Network), Sabtu (11/9/2021).
Kendati terekam CCTV, tambah Suparman, wajah pelaku sulit di kenali. Karena jaket jumper yang digunakan menutupi sebagian wajahnya. Kecuali itu megapixel dari CCTV yang dimiliki masjid As Silmi relatif rendah.
"Walau pelaku berjalan mendekati kamera, karena wajah tertutup jaket, kameranya juga kabur. Sehingga sulit diidentifikasi wajah pelaku,"katanya.
Menurut Suparman, kejadian hilangnya kotak amal ini yang ketiga kalinya.
Setiap ada aksi pencurian menggondol kotak amal, takmir selalu lapor ke Polsek Ngariboyo, berharap pelakunya tertangkap. Namun sampai kejadian ketiga. Polisi belum berhasil mengendus pelaku.
"Mungkin minim informasi dan bukti bukti. Di CCTV wajah pelaku tidak kelihatan, kabur. Mungkin Polisi kesulitan. Karena itu sampai kejadian ketiga ini pelaku pencurian kotak amal belum berhasil tertangkap,"kata Suparman.
Kapolsek Ngariboyo, Resor Magetan AKP Sini, yang berusaha ditemui Surya, tidak berada di kantor.