Berita Surabaya
Motor Pengusaha Katering di Surabaya Digasak Maling, Pelaku Juga Bawa Kabur Gembok Pagar
Seorang pengusaha ketering, Dina Fitri Indah Lestari menjadi korban aksi bandit spesialis pencurian motor (curanmor), pada Senin (13/9/2021) dini hari
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Seorang pengusaha ketering, Dina Fitri Indah Lestari menjadi korban aksi bandit spesialis pencurian motor (curanmor), pada Senin (13/9/2021) dini hari.
Motor Honda Beat bernopol L-6199-HU miliknya, yang diparkir di teras depan rumahnya, raib digondol komplotan maling.
Saat memeriksa rekaman CCTV dari rumah tetangganya, ternyata komplotan bandit curanmor itu, berjumlah dua orang.
Berdasarkan rekaman CCTV yang diperoleh TribunJatim.com, sekitar pukul 03.14 WIB, kedua pelaku itu datang secara berboncengan mengendarai motor jenis matik yang menjadi sarana aksi mereka.
Mereka tampak mengenakan setelan pakaian serba gelap berlengan panjang, bercelana panjang, dan memakai helm.
Keduanya membagi tugas. Satu orang pelaku yang memakai helm warna oranye, sebagai joki motor sarana aksi.
Sedangkan satu orang pelaku lainnya yang berhelm warna hitam, menjadi eksekutor pencurian motor.
Korban Dina menduga, komplotan bandit yang menyatroni rumahnya itu, terbilang spesialis.
Mengingat, karakteristik pagar yang didesain dengan pengamanan maksimal.
Ditambah lagi dengan gembok berukuran besar, ternyata masih tak mempan menghalau aksi para bandit.
Selain itu, diduga untuk menghilangkan jejak, para pelaku juga sempat membawa gembok pagar rumahnya yang berhasil dibobol tersebut.
"Sepertinya ini pemain lama. Karena pagar rumah saya bukanya susah. Kalau dibuka selotnya, pasti bunyi," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Senin (13/9/2021).
Biasanya, motor tersebut digunakan Dina untuk mengirim paket makanan katering pesanan kliennya.
Akibat peristiwa tersebut, Dina mengaku mengalami kerugian hingga Rp 17,5 Juta. Motor tersebut dibelinya secara kontan, dan baru.
Ia menambahkan, insiden pencurian motor tersebut sudah dilaporkannya ke markas polisi setempat.
"Laporan Polsek Wonocolo. Untuk mengirim catering. Saya waktu itu beli baru cash. Jadi tidak ada asuransinya," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/tangkapan-layar-video-cctv-yang-merekam-aksi-2-orang-bandit-curi-motor.jpg)