Breaking News:

Berita Mojokerto

Sebanyak 2.077 Guru Ikuti Seleksi P3K di Kabupaten Mojokerto

Sebanyak 2.077 guru mengikuti seleksi kompetensi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) formasi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK Guru)

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Januar
TribunJatim.com/ M Romadoni
Peserta seleksi P3K guru di ruangan Laboratorium Komputer SMAN 1 Sooko, Kabupaten Mojokerto, Senin (13/9/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, M Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Sebanyak 2.077 guru mengikuti seleksi kompetensi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) formasi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK Guru) di Kabupaten Mojokerto.

Pelaksanaan Tempat Uji Kompetensi (TUK) di tiga lokasi yaitu SMAN 1 Sooko, SMAN 1 Trowulan dan SMAN 1 Gondang. 

Ada tiga tahapan yakni tahap pertama 13-17 September, tahap kedua 26-30 Oktober dan tahap ketiga 2-6 Desember 2021.

Adapun jumlah peserta seleksi P3K guru SDN dan SMPN dari Guru Tidak Tetap (GTT) dan Guru Tetap Yayasan (GTY) di Kabupaten Mojokerto sebanyak 2.077 orang.

Nantinya, ribuan peserta P3K guru merebutkan kuota yang terbatas yang berjumlah sebanyak 766 di antaranya formasi SDN 729 orang dan 37 SMP.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati meninjau langsung pelaksanaan seleksi P3K guru untuk memastikan seluruh peserta sudah melewati Skrining sesuai standar protokol kesehatan sesuai rekomendasi Satgas Covid-19, Senin (13/9/2021).

Baca juga: Realisasi Pengalihan Anggaran Perjalanan Dinas dan Makan Minum Pemkab Malang Masih Belum Jelas

Peserta seleksi wajib menunjukkan hasil rapid test antigen nor reaktif maksimal 1x24 jam sebelum mengikuti ujian.

Dari proses skrining ini, panitia menemukan dua orang peserta yang dinyatakan positif Covid-19 dan satu peserta tidak hadir.

Peserta tersebut saat ini telah dirawat di Pondok Sehat Terpusat Satgas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, di Desa Claket Kecamatan Pacet. Nantinya, mereka akan  mengikuti ujian dengan penjadwalan ulang, jika sudah dinyatakan negatif Covid-19.

"Pemerintah Kabupaten Mojokerto sudah berkomitmen untuk penerimaan PPPK, ASN ataupun jabatan-jabatan di Kabupaten Mojokerto akan selalu dilaksanakan sesuai prosedur, kemampuan dan kompetensi yang dimiliki,” ucap Ikfina, Senin (13/9/2021).

Bupati Ikfina mengimbau peserta tidak tergiur janji buram pihak-pihak tidak bertanggung jawab, apabila menawarkan kemudahaan instan masuk penerimaan PPPK.

“Saya harap semua peserta, percaya dengan kemampuan diri sendiri. Ikuti tes ini dengan sebaik-baiknya. Jangan mudah percaya pihak-pihak tertentu, yang mungkin mengklaim dan menjanjikan penerimaan PPPK," ungkapnya. (don/ Mohammad Romadoni)

Kumpulan berita Mojokerto terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved