Berita Situbondo

Tak Kunjung Pulang, Nelayan di Situbondo Dilaporkan Hilang Saat Melaut, Tim SAR Lakukan Pencarian

Tak kunjung pulang, nelayan di Situbondo dilaporkan hilang saat melaut, Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.

Tayang:
Penulis: Izi Hartono | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Izi Hartono
Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian terhadap nelayan hilang di perairan Jangkar Situbondo, Jawa Timur, Kamis (23/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Izi Hartono

TRIBUNJATIM.COM, SITUBONDO - Hardiono, warga Desa/Kecamatan Jangkar, Situbondo, Jawa Timur, dikabarkan hilang saat melaut pada Kamis (23/9/2021).

Nelayan berusia 68 tahun itu diduga hilang di perairan laut Jangkar dan Sepudi Madura. 

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, Hardiono melaut seorang diri dengan menggunakan perahu fiber miliknya.

"Biasanya dia (Hardiono) pulang sekitar pukul 12.00 WIB, tapi sampai sekarang belum pulang," ujar Mathan, saudara Hardiono kepada petugas BPBD Situbondo

Mengetahui Hardiono belum juga pulang melaut, pihak keluarga dengan dibantu nelayan setempat melakukan upaya pencarian di perairan Jangkar hingga perairan Mimbo. 

Namun, upaya penyisiran tidak membuahkan hasil dan keberadaan Hardiono belum diketahui. 

"Keluarga sudah mencarinya, bahkan lima perahu nelayan yang ikut membantu mencari," katanya

Tak hanya itu, pihak keluarga Hardiono juga meminta saudara, dan temannya yang ada di Mimbo, agar menghubunginya jika ada kabar tentang keberadaan Hardiono.

Baca juga: Tak Terima Anaknya Dituduh Mencuri Buah, Warga Situbondo Hadiahi Tetangganya Bogem Mentah

Anggota Pusdalop BPBD Situbondo, Ipung mengatakan, setelah menerima laporan nelayan hilang, tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, Pol Air, Tagana, melakukan koordinasi untuk melakukan pencarian terhadap nelayan yang hilang kontak itu. 

"Tim SAR juga mencari titik koordinat pencarian dan melakukan penyisiran di perairan Jangkar," kata Ipung kepada Tribun Jatim Network. 

Sementara itu, Camat Jangkar, Harius mengatakan, tim SAR yang terdiri dari Syahbandar wilayah kerja Jangkar, Pol AL dan Pol Air serta BPBD melakukan pencarian ke tengah laut dengan menggunakan RBB milik KSOP Panarukan.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved