Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Entertainment

Kondisi Terkini Tukul Arwana, Pimpinan Rumah Sakit Bahas Vaksin Covid-19, Sang Anak: Saya Minta Doa

Inilah kabar terkini Tukul Arwana setelah menjalani operasi selama berjam-jam akibat pendarahan otak, anak Tukul Arwana, AKP Ega Prayudi buka suara.

Penulis: Elma Gloria Stevani | Editor: Sudarma Adi
Instagram/@tukul.arwanaofficial
Tukul Arwana dilarikan ke Rumah Sakit karena mengalami pendarahan otak. Soal penyakit yang dideritanya disinggung pula soal vaksin. 

TRIBUNJATIM.COM - Belakangan Tukul Arwana menjadi sorotan publik setelah dikabarkan jatuh sakit dan mengalami pendarahan di otak.

Sosok Tukul Arwana yang dikenal periang ini mendadak dilarikan ke rumah sakit Pusat Otak Nasional Cawang Jakarta Timur.

Sontak informasi tersebut membuat publik terkejut dan terus menanti-nanti kabar perkembangan kesehatan sang komedian.

Setelah menjalani operasi selama berjam-jam, akhirnya anak Tukul Arwana, AKP Ega Prayudi mengabarkan kondisi terkini ayahnya.

Saat ditemui awak media, Ega mengatakan kini kondisi Tukul sudah kembali normal.

Baca juga: Terkuak Kebiasaan Makan Tukul Arwana Meski Lebih Kaya dari Syahrini, Lauk Merakyat, Tukul: Gak Silau

"Kondisi ayah masih... alhamdulillah normal," ujarnya sebagaimana dikutip TribunJatim.com dari kanal YouTube Starpro Indonesia.

Saat ditanya soal keluhan yang dirasakan oleh ayahnya sebelum jatuh pingsan, Ega mengaku tak tahu lantaran hal tersebut tak pernah diutarakan oleh Tukul Arwana.

"Kalau keluhan yang tahu bapak saya ya, karena saya nggak ngerasain, jadi saya dapat informasi bahwa sore itu bapak nggak sadarkan diri, dilarikan ke rumah sakit, gitu saja sih," ucapnya.

Ega berjanji akan terus memberi update keadaan Tukul Arwana selama menjalani perawatan.

Dia tak lupa meminta doa pada masyarakat agar ayahnya bisa lekas pulih seperti sedia kala.

"Nanti perkembangannya saya update lagi, untuk saat ini mungkin saya minta doanya saja mudah-mudahan bisa sehat kembali," kata Ega.

Pimpinan RS Tempat Tukul Arwana Dirawat Bahas Vaksin Covid-19

Kabar mengejutkan datang dari pelawak sekaligus presenter kenamaan Tukul Arwana yang secara mendadak dilarikan ke Rumah Sakit usai mengeluh sakit kepala hingga tidak sadarkan diri.

Menyusul kabar tersebut, berbagai spekulasi dan kabar simpang-siur terkait kondisi Tukul Arwana yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) pun mulai memenuhi media sosial.

Menjawab kesimpangsiuran tersebut, Direktur Utama RSPON dr. Mursyid Bustami, Sp.S (K), KIC, MARS mengatakan bahwa pendarahan otak Tukul tak terkait dengan vaksinasi Covid-19.

"Kami perlu menegaskan bahwa dari berita yang beredar perlu diklarifikasi. Tidak ada hubungannya pendarahan otak atau stroke perdarahan dengan vaksin Covid-19," katanya.

Ia menyampaikan bahwa tidak ada hubungan antara stroke pendarahan atau pendarahan otak atau stroke hemoragik dan vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Tukul Arwana Siuman, Mata hingga Tangan Sudah Bisa Merespon, Ega Prayudi Mohon Doa untuk Sang Ayah

"Kami mengklarifikasi bahwa tidak ada hubungan antara atau tidak ada stroke pendarahan yang disebabkan oleh vaksinasi Covid-19. Ini perlu diketahui masyarakat supaya tidak terjadi suatu kesalahpahaman," ucapnya.

Mursyid Bustami menyebutkan bahwa stroke hemoragik adalah pecahnya pembuluh darah di otak akibat tekanan yang tinggi pada pembuluh darah yang sebetulnya sudah memiliki potensi untuk bocor atau pecah.

"Pembuluh darah itu ada titik lemahnya di otak itu dan pada waktu tertentu mungkin tekanannya meningkat, maka tidak kuat lagi pembuluh darah itu menahan, sehingga pecah," katanya.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa kondisi Tukul Arwana yang mengalami pendarahan otak bukan disebabkan oleh Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Covid-19.

"Apapun merek vaksinnya, belum ada yang mengatakan bahwa ada risiko terjadinya stroke pendarahan akibat vaksin. Ini perlu kami klarifikasi. Secara ilmiah pun tidak ada hubungannya," kata dr. Mursyid Bustami.

Menurutnya, KIPI yang biasa terjadi akibat vaksinasi di antaranya adalah demam beberapa hari hingga rasa nyeri di bekas suntikan.

"Itu efek biasa dan akan hilang. Tidak akan menimbulkan dampak sama sekali," katanya yang dikutip TribunJatim.com dari Antara, Jumat, 24 September 2021.

Mursyid Bustami turut menyatakan bahwa pada kondisi pendarahan otak, bekuan darah akan keluar dari pembuluh darah, sehingga mengganggu fungsi otak di sekitarnya.

Ia menuturkan bahwa tanda-tanda stroke meliputi kelumpuhan pada wajah atau anggota badan, bicara tidak lancar, bicara tidak jelas, perubahan kesadaran, dan gangguan penglihatan.

Baca juga: Kondisi Tukul Arwana Setelah Alami Pendarahan Otak, Dokter Sebut Bagian dari Stroke, Ini Penyebabnya

Berita lain terkait Tukul Arwana

Berita lain terkait pendarahan otak

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved