Breaking News:

Berita Kediri

Bangunan Liar di Bawah Kolong Jembatan Brawijaya Kediri Dibakar Satpol PP

Petugas Satpol PP Kota Kediri menertibkan bangunan liar dan barang rosokan di bawah kolong Jembatan Brawijaya, Kota Kediri, Minggu (26/9/2021)

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Januar
Bangunan Liar di Bawah Kolong Jembatan Brawijaya Kediri Dibakar Satpol PP
TribunJatim.com/ Didik Mashudi
Petugas membakar bantal dan kasur serta barang rosokan milik penghuni di bawah kolong Jembatan Brawijaya, Kota Kediri, Minggu (26/9/2021).

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Petugas Satpol PP Kota Kediri menertibkan bangunan liar dan barang rosokan di bawah kolong Jembatan Brawijaya, Kota Kediri, Minggu (26/9/2021).

Penertiban dilakukan setelah sebelumnya petugas memberikan teguran kepada warga yang tinggal di bawah kolong jembatan. Namun teguran petugas tidak dihiraukan, sehingga dilakukan penertiban.

Barang-barang milik penghuni kolong Jembatan Brawijaya seperti batal dan kasur serta sejumlah barang rosokan yang dikumpulkan di bawah pondasi jembatan.
Kepala Satpol PP Kota Kediri Eko Lukmono mengatakan, petugas telah menegur para penghuni kolong Jembatan Brawijaya beberapa kali.

Baca juga: Petugas Puskesmas di Kota Kediri Gencar Datangi Lansia untuk Divaksinasi

Petugas juga menelusuri penghuni kolong jembatan ternyata masih memiliki rumah tetap di daerah Mojoroto. Sehingga petugas meminta yang bersangkutan diminta untuk kembali ke rumah.

"Sudah pernah kami lakukan teguran dan penertiban, ternyata kembali lagi. Kami telah bina dan besok kami cek untuk memastikan yang bersangkutan tidak kembali ke lokasi," ujarnya.

Selanjutnya petugas Satpol PP Kota Kediri membongkar dan membakar barang-barang yang dapat digunakan untuk mendirikan bangunan kembali. 

Pembersihan dan pembakaran barang dilakukan atas sepengetahuan yang bersangkutan. Bangunan di bawah kolong jembatan digunakan untuk menyimpan barang hasil memulung.

Pembersihan area kolong Jembatan Brawijaya diharapkan menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk turut tetap menjaga kondusifitas Kota Kediri. Salah satunya dengan tidak menghuni kolong jembatan.
Setelah dilakukan pembersihan, selanjutnya petugas  Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri melakukan pembersihan di sekitar lingkungan jembatan.

Sementara Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan pembersihan kolong jembatan sebagai bentuk penertiban dan menjaga fungsi tata ruang Kota Kediri.

"Kami telah memberi fasilitas aduan bagi warga Kota Kediri yang mungkin kesulitan ekonomi, dinas terkait akan membantu mencarikan solusi. Penertiban ini dilakukan agar area tersebut tidak menjadi kawasan kumuh," ujarnya.(didik mashudi)

Kumpulan berita Kediri terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved