Berita Lumajang
Bakal Calon Kepala Desa Lumajang di Pilkades 2021 Didominasi Lulusan SMP dan SMA
Bulan Desember mendatang Kabupaten Lumajang dipastikan akan menggelar Pilkades serentak di 32 desa. Setidaknya, ada sekitar 119 orang yang mendaftar.
Penulis: Tony Hermawan | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan
TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Bulan Desember mendatang Kabupaten Lumajang dipastikan akan menggelar Pilkades serentak di 32 desa. Setidaknya, ada sekitar 119 orang yang mendaftar.
Dari ratusan pendaftar kontestasi politik itu, didominasi pendaftar lulusan SMP dan SMA.
Sebanyak 57 bakal calon berasal dari lulusan SMA, 44 bakal calon dari lulusan SMP.
Sedangkan 4 orang calon lain lulusan diploma, dan 14 calon lain dari kalangan sarjana.
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lumajang Mustajib mengatakan, memang banyak para calon berlatar belakang pendidikan SMA atau bahkan SMP.
Meski begitu, dipastikannya seluruh bakal calon itu memiliki wawasan di bidang birokrasi yang tidak boleh diremehkan. Beberapa calon telah memliki pengalaman menjadi perangkat desa.
“Pendidikan memang sebuah kewajiban. Secara tidak langsung mempengaruhi seseorang memahami birokrasi. Tetapi menurut aturan jenjang pendidikan terakhir kepala desa minimal harus lulusan SMP. Makanya, ini sebetulnya bukan fenomena baru. Sejak dulu sudah ada,” katanya.
Sementara menanggapi fenomena tersebut, Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Lumajang Suhanto mengatakan, kultur pemilihan kades sering kali masyarakat tidak memandang latar belakang pendidikan. Melainkan, melihat sosok ketokohan.
“Kalau perangkat kan minimal lulusan SMA. Jadi dengan pendidikan terakhir SMA pasti bisa membantu kades dalam mengatur pemerintahan. Pendidikan memang sangat penting, tetapi kalau sesuai aturan memang minimal lulusan SMP,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-pilkades_20181106_130609.jpg)