Breaking News:

Berita Pemprov Jatim

5 Kabupaten di Jatim Jadi Pilot Project Penanganan Kemiskinan Ekstrem

Lima Kabupaten di Jawa Timur bakal menjadi pilot project program Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem nasional yang dikoordinasi langsung okeh Wakil Pres

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/Fatimatuz Zahroh
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Wakil Presiden (Wapres) RI terkait Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem dari sisi Pemberdayaan Ekonomi secara virtual, di Gedung Negara Grahadi, Selasa (28/9/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Lima Kabupaten di Jawa Timur bakal menjadi pilot project program Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem nasional yang dikoordinasi langsung okeh Wakil Presiden RI bersama Kementerian Koordinator Perekonomian. 

Lima kabupaten yang dimaksud tersebut meliputi Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Lamongan. 

Program pilot project ini akan dilakukan dengan cara pemberian mengintervensi intervensi dari pemerintahan pusat selama tiga bulan ke depan. 

Penunjukan pilot project ini diumumkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa seusai melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Wakil Presiden (Wapres) RI terkait Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem dari sisi Pemberdayaan Ekonomi secara virtual, di Gedung Negara Grahadi, Selasa (28/9/2021). 

“Pilot project penanggulangan kemiskinan ekstrem ini tidak hanya Jatim, tapi secara nasional ada tujuh provinsi. Yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, kemudian NTT, Maluku, Papua, Papua Barat," ungkap Khofifah.

Sedangkan untuk setiap kabupaten yang dijadikan pilot project di masing-masing provinsi tersebut juga ditentukan oleh Pemerintah Pusat.

"Di masing-masing kabupaten yang ditunjuk, yang akan diberi intervensi ada lima Kecamatan, dan dari masing masing Kecamatan ada lima Desa. Karena ini pilot project dari pusat, maka kita mengikuti arahan pusat,” tegas Khofifah. 

Lima Kabupaten yang ditunjuk, merupakan pilihan dari pusat. Sedangkan lima Kecamatan di masing masing Kabupaten tersebut, dipilih oleh Pemerintah Daerah setempat. Tapi penunjukkan Desanya, adalah kesewangan Kementerian Desa.

"Dan sudah ditentukan di lima Kecamatan di Bangkalan itu apa saja, Sumenep juga begitu, Lamongan, Probolinggo, Bojonegoro juga begitu. Jadi penentuan Desanya adalah Kemendes," tegasnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved