Haji 2026

Calon Jemaah Haji Lamongan Didominasi Lulusan SD, Perempuan Lebih Banyak

Data tersebut mencerminkan bahwa minat menunaikan ibadah haji di Jawa Timur masih didominasi masyarakat dari kalangan pendidikan dasar

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Samsul Arifin
Istimewa
STATISTIK HAJI LAMONGAN - Statistik calon jemaah  haji Lamongan, Jawa Timur  dalam angka menunjukkan tren tingkat pendidikan sekolah dasar yang masih mendominasi di tahun 2026 ini. 

Ringkasan Berita:
  • Dari 2.758 CJH Lamongan, 948 orang (34 persen) merupakan lulusan SD sederajat.
  • Jemaah perempuan lebih banyak, yakni 1.511 orang dibanding 1.247 laki-laki.
  • Mayoritas CJH merupakan pendaftar sekitar tahun 2012.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Sebanyak 2.758 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan pada musim haji 2026 didominasi oleh mereka yang berlatar belakang pendidikan sekolah dasar, mencerminkan profil pendaftar haji sejak lebih dari satu dekade lalu.

Data tersebut mencerminkan bahwa minat menunaikan ibadah haji di Jawa Timur masih didominasi masyarakat dari kalangan pendidikan dasar.

Menurut Kepala  Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Abdul Ghofur, bahwa jemaah calon haji asal Lamongan yang latar belakang pendidikan sekolah dasar berangkat tahun 2026 ini berjumlah 948 CJH.

Rincian Latar Belakang Pendidikan CJH

Ghofur menambahkan,  dari 2. 758 calon jemaah haji  asal Lamongan pada 1447 H Tahun 2026  menurut statistik latar belakang pendidikannya terinci,  pendidikan dasar sederajat sebanyak 948 orang (34, 0 persen), SMP sederajat 476 orang (17, 0 persen), SMA sederajat 635 orang (23, 0 persen), D1, 2, 3 sebanyak 67 orang (2, 0 persen), S1 sebanyak 577 (21, 0 persen), S2 sebanyak 55 orang (2, 0 persen).

"Jadi total kuota keseluruhan calon jemaah haji Lamongan tahun 2026 ini berjumlah  2. 758, " ujar Ghofur kepada TribunJatim.com, Kamis (9/4/2026).

Baca juga: Jatim Terpopuler: Sosok Haji Her Juragan Tembakau yang Dipanggil KPK Hingga Siasat WNA Nikahi WNI

Para calon jemaah haji seperti dalam data yang ada di Kemenhaj dan Umrah Lamongan, mereka  adalah jemaah yang menddaftar haji pada sekitar tahun 2012.

"Dan sebagian besar mereka latar belakang pendidikannya lulus sekolah dasar, dan statistiknya menunjukkan prosentase latar belakang pendidikannya SD sederajat," kata Ghofur.

Mayoritas Perempuan dan Pendaftar Lama

Sementara dari jumlah tersebut, jemaah perempuan tercatat lebih banyak dibanding laki-laki. Total jemaah perempuan mencapai 1.511 orang, sedangkan jemaah laki-laki sebanyak 1.247 orang.

Dan perbandingan calon jemaah Annisa' (perempuan) dan Arrijal (laki-laki) itu jug tidak menunjukkan perbandingan yang terlalu jauh.

Selain tak hanya CJH didominasi perempuan, mayoritas calon jemaah haji asal Lamongan tahun ini juga berasal dari latar belakang pendidikan dasar.

Baca juga: Pamitan 565 Jemaah Haji di Ponorogo: Tetap Berangkat 26 April Meski Timur Tengah Memanas

“Perlu difahami, Kemenhaj tidak berarti mengartikan ada kesenjangan atau perbedaan antara  laki-laki dan perempuan, termasuk bagi CJH dengan latar belakang pendidikan yang berbeda,” kata Ghofur.

Menurutnya, dominasi jemaah dengan latar belakang pendidikan dasar hingga menengah tidak lepas dari waktu pendaftaran haji yang dilakukan sekitar tahun 2012 lalu.

Saat itu, kata dia, sebagian besar masyarakat yang mendaftar haji memang berasal dari kelompok pendidikan dasar, baru disusul berpendidikan SMA sederajat.

Ghofur menunjukkan bukti  kesantunan dan kepatuhan para jemaah asal Indonesia, termasuk Lamongan saat melaksanakan ibadah di Tanah Suci selama ini.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved