Breaking News:

Berita Jember

Jadi Daerah Pertama Lindungi RT dan RW, BPJamsostek Serahkan Santunan Kematian Rp 42 Juta di Jember

BPJAMSOSTEK menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris RT di Kantor Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Selasa (28/9/2021).

Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim.com/istimewa
BPJAMSOSTEK ketika menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris RT di Kantor Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Selasa (28/9/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris RT di Kantor Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Selasa (28/9/2021).

Penyerahan santunan dilakukan secara langsung oleh Bupati Jember, Hendy Siswanto bersama Deputi Direktur Wilayah BPJAMSOSTEK Jawa Timur, Deny Yusyulian dan Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Jember Edy Suryono.

Deputi Direktur Wilayah BPJamsostek Jawa Timur, Deny Yusyulian mengatakan, kegiatan ini merupakan kepedulian Bupati Jember mendaftarkan Ketua RT, RW dan Kepala Desa untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial melalui BPJAMSOSTEK.

Apalagi, Kabupaten Jember merupakan kabupaten pertama yang melakukan perlindungan sosial ketenagakerjaan terhadap RT dan RW.

“Hal ini merupakan bukti nyata negara hadir untuk memberikan kepastian perlindungan atas risiko sosial dan ekonomi bagi seluruh rakyat indonesia," ujarnya.

Baca juga: Lindungi 16.490 Ketua RT RW Dengan Program Jaminan Sosial BPJAMSOSTEK, Pemkab Jember Jadi Pionir

Deny berharap ini akan terus berkelanjutan, karena masih banyak yang belum terdaftar dan terlindungi di Kabupaten Jember.

"Diberikannya klaim, merupakan momentum karena hadirnya BPJS Ketenagakerjaan untuk masyarakat harus dimanfaatkan oleh Bupati dan Wali Kota di daerah lain," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Jember, Hendy Siswanto mengatakan, santunan kematian BPJamsostek yang diberikan kepada ahli waris Ketua RT yang meninggal dunia sebesar Rp 42 juta.

Kata Hendy, seluruh RT dan RW se Kabupaten Jember telah diikutkan program BPJamsostek.

"Ini bagian dari ikhtiar kami, bagaimana nanti saudara kita RT/RW diambil oleh Allah, itu mereka sudah mendapatkan perlindungan jaminan sosial bagi keluarga yang ditinggalkan," terangnya.

Baca juga: Cara Terbaru Cek Status Penerima BSU, 5 Langkah Cek di Laman Kemnaker atau BPJS Ketenagakerjaan

Menurut Hendy Siswanto, kematian merupakan suatu kepastian namun manusia tidak tahu kapan datangnya.

"Oleh karena itu yang harus kita pikirkan adalah bagaimana nasib keluarga kita apabila kita meninggal, maka dengan ikut BPJS Ketenagakerjaan ini bisa memberikan kepastian tersebut," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved