Berita Surabaya

Gotong Royong Bangkit Saat Pandemi, Delva Digital Bikin Workshop Digital Marketing Gratis Bagi Ojol

Digitalisasi di era modern saat ini merupakan sebuah keniscayaan. Hampir semua lini berkembang mengikuti peradaban zaman

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Firman Rachmanudin
Tom Liwafa, owner Delvi Digital saat memberikan pelatihan gratis ke driver ojol tentang digital marketing. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Firman Rachmanudin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Digitalisasi di era modern saat ini merupakan sebuah keniscayaan. Hampir semua lini berkembang mengikuti peradaban zaman.

Kemajuan teknologi ibarat dua mata pisau yang bisa berdampak positif hingga negatif, bergantung bagaimana menyikapinya.

Salah satu dampak positif teknologi adalah memanfaatkanya dengan bijak untuk menghasilkan pundi rupiah.

Namun nyatanya, tidak sedikit masyarakat yang masih minim pengetahuan, berselaras dengan kemajuan teknologi khususnya dibidang Marketing Digital.

Melihat sisi ini, sebuah perusahaan baru di Surabaya, Delva Digital membuat pelatihan digital marketing secara gratis.

Sasaran atau peserta pelatihan ini sendiri adalah para pengemudi ojek online. 

"Kita memang mengajak pengemudi ojol agar melek digital marketing, dengan harapan pengemudi ojol bisa memiliki usaha sampingan selain sebagai dirvwr ojol," Terang pemilik Delva Digital Tom Liwafa, Sabtu (2/10/2021).

Di pelatihan ini, Tom, sapaan akrab pengusaha muda Surabaya ini mengajarkan pengemudi ojol beberapa tahapan marketing digital mulai dari awal hingga akhir. 

Salah satunya meningkatkan personal branding agar produknya atau pelaku usaha (personalitas) dikenal masyarakat luas. Diharapkan, dengan metode ini pemasaran produk bisa ikut meningkat. 

" Selain personal branding, kita harus pintar melakukan promosi produk. Salah satunya ikut berjualan di event tertentu atau bazar, memanfaatkan media sosial yang murah dan mudah salah satunya," Ujar Tom Liwafa

Seperti yang sudah disinggung, media sosial menjadi alternatif mudah dan murah untum bisa dioptimalkan dalam menawarkan produk UMKM, di market place, misalnya.

Pengemudi ojol juga diajarkan bagaimana membuat lapak di marketplace agar lebih menarik. 

Dengan memiliki marketplace, pelaku UMKM bisa memasarkan produknya lebih luas dan mudah. 

Selain itu media sosial juga bisa digunakan untuk mempromosikan produk, salah satu yang paling sering digunakan saat ini adalah medsos Tiktok. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved