Breaking News:

PON XX Papua 2021

PON XX Papua 2021 - Ujian Berat, Tim Bola Voli Indoor Putri Jawa Timur Akan Hadapi Jabar

Ujian berat, Tim Bola Voli Indoor Putri Jawa Timur akan menghadapi Jabar di PON XX Papua 2021. Pelatih tegaskan tetap optimistis.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/KONI Jatim
Tim Voli Putri Jawa Timur saat berlaga di PON XX Papua 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, JAYAPURA - Setelah kalah dari Tim Voli Indoor Putri Jawa Tengah, Kamis (30/9/2021) lalu, ujian berat kembali akan dihadapi Tim Voli Putri Jawa Timur di PON XX Papua 2021.

Tim Voli Putri Jawa Timur akan berhadapan dengan juara PON XIX Jabar 2016, Jawa Barat, di GOR voli indoor Koya Koso, Muaratami, Kota Jayapura, Minggu (3/10/2021).

Tentu ini akan menjadi ujian berat bagi Jawa Timur, karena di atas kertas, Jawa Barat dihuni 80 persen pemain Timnas Voli Putri.

Nama-nama atlet voli putri profesional bertengger di sana, di antaranya Firda Wilda Nurfadilah, Lagisa, Wahita Muntasya, Putri Andia, Deka Asifa, Shela Bernadeta, Tisa Amalia, Novita Dinda, Ratri Walandari, Wintang Dyah, Nurlaeli Kusuma dan Yasmin Nafisah.

Jawa Barat sebelumnya berhasil meraih kemenangan atas tim Papua Barat dengan skor 3-1 (25-14, 25-14, 23-25 dan 25-20).

Sementara Tim Voli Putri Jawa Timur menelan kekalahan 1-3 dari Jawa Tengah (15-25, 29-27, 22-25
24-26).

Akan berhadapan dengan provinsi yang paling diunggulkan sektor voli putrinya, Pelatih Tim Voli Putri Jawa Timur, Taufiq Hidayat meminta para pemainnya agar tetap percaya diri dan tidak menyerah sebelum bertanding.

"Sebelum wasit yang memimpin pertandingan mengakhiri pertandingan, tidak ada kata menyerah. Harus optimistis dan tetap berusaha meraih kemenangan. Kami sudah tahu harus bagaimana menghadapi Jabar," kata Taufiq Hidayat, Minggu (3/10/2021).

Baca juga: Berlaga di Final PON XX Papua 2021, Pelatih Tenis Jatim Optimistis Atletnya Mampu Raih Medali Emas

Taufiq menambahkan, agar tak kembali menelan kekalahan seperti pertandingan sebelumnya, pemainnya wajib memperbaiki beberapa hal, khususnya reserve.

"Untuk evaluasi yang perlu dibenahi nomor satu reserve. Itu yang paling penting. Sudah kami benahi saat latihan kemarin. Selain itu pemain harus bermain lepas, jangan terbebani meski bermain di multievent seperti ini tekanannya sangat tinggi," jelasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved