Breaking News:

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Istri Yoris Takut Suami Dibunuh, Anak Sulung Tuti Suhartini Curhat di Facebook: Pasti akan Mati

Curhatan Yoris soal kematian di laman Facebook diduga dikaitkan dengan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang. Anak sulung Tuti Suhartini buka suara.

Editor: Hefty Suud
Kolase TribunJabar-YouTube tvOnenews
Yoris angkat bicara soal alasan menuliskan status tentang kematian di akun Facebook-nya pada 30 Agustus 2021 

Bahkan, keluarga justru semakin cemas lantaran pelaku tidak kunjung tertangkap.

Hal ini diungkap istri Yoris, Yanti Jubaedah dalam wawancara di KompasTV belum lama ini.

Yanti cemas lantaran takut hal seupa akan menimpa keluarganya.

Baca juga: Hubungan Yosef dan Yoris Gagal Akur? Padahal Dulu Merengek Harta Satu-satunya, Anak Kecewa

Terutama, kepada sang suami yang tak lain adalah anak sekaligus kakak dari korban.

“Saya juga sangat takut, karena emang tinggal satu-satunya Yoris, Mamah sama Amel sudah dibunuh," ujar Yanti dikutip TribunWow.com dari KompasTV, Selasa (5/10/2021).

"Jadi tinggal satu-satunya A Yoris aja,” ujar Yanti Jubaedah khawatir.

Yanti mengaku kerap merasa gelisah dan tak nyenyak tidur bila teringat pelaku pembunuhan masih berkeliaran.

Ia pun terancam jika pelaku rajapati itu juga menargetkan Yoris menjadi korban selanjutnya.

“Jadi saya tuh tidak nyaman serasa terancam, jadi takut kalau tidur, takutnya dibunuh kayak gitu,” ujar Yanti.

Yanti sampai saat ini juga masih tak bisa menalar apa motif pelaku merampas nyawa ibu mertua dan adik iparnya.

Namun, di balik rasa ketakutannya ia mengaku terus berharap agar polisi segara menangkap pelaku.

Warga Jalancagak Resah

Terkuak fakta Yosef minta Danu masuk rumah korban pembunuhan di Subang di hari jasad ditemukan.
Terkuak fakta Yosef minta Danu masuk rumah korban pembunuhan di Subang di hari jasad ditemukan. (Kompas.com/Farida)

Belum terungkapnya kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, membuat sebagian warga sekitar lokasi kejadian resah.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Desa (Kades) Jalaganjak, Indra Zainal Alim.

Sebagaimana diketahui, polisi masih belum bisa mengungkap teka-teki kematian Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Padahal, sudah lebih dari 45 hari lamanya sejak keduanya ditemukan meninggal di dalam mobil Alphard miliknya pada (4/10/2021).

Indara Zainal selaki Kades dan kerabar korban membeberkan. warga di sekitar TKP pembununan memperketat keamana selama tiga hari terakhir.

Indra juga meminta setiap warga yang jaga siskamling untuk melakukan patroli keliling kampung setiap dua jam sekali.

Hal itu untuk mengantisipasi keresahan warga yang cemas lantaran pelaku pembunuhan ibu dan anak tersebut dianggap masih berkeliaran.

Bahkan, pengetatatan keamanan di Sesa Jalancagak berlangsung hingga pukul 04.00 dini hari.

"Semenjak kejadian, siskamling kita terus ditingkatkan setiap RT, tadi saya mendapat laporan terlah selesai tahlilan di RT 18 dimana almarhumah tinggal," ujar Indra Zainal dikutip dari Tribunnews.com, Senin (4/10/2021).

"Ketua RT nya melaporkan bahwa sudah tiga hari ini mereka meningkatkan siskampling dengan 2 jam sekali mereka mengadakan keliling sampai dengan jam 4 subuh," imbuhnya.

Upaya tersebut dilakukan guna memberi rasa aman kepada warga.

Sebab, sejumlah pihak masih merasa resah karena pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat belum juga tertangkap.

Indra menyampaikan, kekhawatiran itu dipicu karena warga tidak ingin kejadian serupa kembali terjadi.

"Sebenarnya masyarakat resahnya kalau memang pelaku pembunuhan belum tertangkap," ucap Indra Zainal.

"Jadi mereka merasa resah kalau ada kejadian kembali, dan mereka juga menduga-duga ketika pelaku ini belum tertangkap," jelas Indra.

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Maksud Status FB Yoris seusai Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Singgung Kematian serta Kebencian

Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved