Breaking News:

Berita Sidoarjo

Insentif untuk Mudin atau Petugas Keagamaannya Desa di Sidoarjo Segera Cair

Melalui APBD Perubahan 2021, Pemkab Sidoarjo mengalokasikan dana untuk program tersebut

Penulis: M Taufik | Editor: Januar
Warta Kota
Ilustrasi uang insentif untuk mudin di Sidoarjo 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, M Taufik

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Ada insentif untuk mudin atau petugas keagamaan di desa. 

Melalui APBD Perubahan 2021, Pemkab Sidoarjo mengalokasikan dana untuk program tersebut.

Menurut Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo Abdilah Nasih, alokasi dana untuk insentif tersebut dimasukkan pada salah satu program yang dicover melalui alokasi anggaran BTT (Belanja Tidak Terduga) P-APBD 2021.

"Nilai untuk BTT tersebut sekira Rp 75 miliar," kata politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB tersebut.

Dalam alokasi dana di BTT memang tidak menyebut spesifik untuk insentif mudin. Tapi dewan dan pemkab sudah sepakat, insentif mudin dialokasikan di sana. Sehingga bisa segera dicairkan ketika APBD Perubahan sudah disetujui gubernur.

Nasih menjelaskan bahwa insentif tersebut bukan untuk mudin yang secara khusus menangani pasien Covid-19

Namun untuk mudin secara umum di desa-desa.

"Ini insentif untuk mudin yang reguler. Sedangkan untuk insentif khusus terkait (mudin) yang menangani pasien covid belum bisa dialokasikan di P-APBD 2021," urainya.

Saat ini perda terkait P-APBD 2021 itu sedang diajukan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk dikoreksi. Setelah ada persetujuan, insentif itu pun bisa segera dicairkan.

Baca juga: Pastikan sampai Ke Pedagang, Polres Gresik Kawal Penyaluran Dana Tunai ke PKL dan Warung

Diharapkan, dengan adanya insentif ini bisa sedikit membantu untuk memberikan kesejahteraan terhada para mudin di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang berkepanjangan saat ini.(ufi)

Kumpulan berita Sidoarjo terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved