Berita Madura
Pencuri di Pamekasan Embat Ponsel di Siang hari di Saat Pemilik Tertidur
Hati-hati, belakangan ini pencuri menyasar rumah sudah mulai beraksi. Salah satu korbannya, Iskandar (42), warga Jl Teja, Kelurahan
Penulis: Muchsin Rasjid | Editor: Januar
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Muchsin Rasjid
TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN – Hati-hati, belakangan ini pencuri menyasar rumah sudah mulai beraksi.
Salah satu korbannya, Iskandar (42), warga Jl Teja, Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Kota, Pamekasan.
Ponsel android miliknya seharga Rp 2 juta, yang ditaruh atas meja di rumahnya dicuri, Jumat (8/10/2021), sekitar pukul 09.00.
Kini korban menyuruh anak sulungnya, Fian, melaporkan pencurian ponsel yang belum setahun dibelinya itu dilaporkan ke Polres Pamekasan. Sementara Iskandar, karyawan swasta pasrah, namun tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. Lantaran di ponsel itu, banyak data penting termasuk nomor kontak.
Kepada Surya, Iskandar mengatakan, istrinya yang sehari-hari menjual nasi kebetulan pulang kampung halamannya ke Banyuwangi, bersama kedua anaknya. Sedang dirinya istirahat di teras rumahnya dengan menggelar tikar. Namun sempat tertidur sebentar. Ponselnya ditaruh di dalam di ruang tengah. Anak sulungnya berada di kamar belakang.
Kemudian Iskandar terbangun dan pergi ke dapur untuk sarapan. Dan ia kembali ke ruang tengah untuk mengambil ponselnya, karena hendak menghubungi temannya, tapi ponselnya sudah tidak ada. Semula Iskandar tidak curiga dan menanyakan kepada anaknya yang berada di dalam kamar, apakah memindah atau meminjam ponselnya.
Baca juga: Di Surabaya ada Boneka Lampu Merah Khas Drama Squid Game, Pengendara Langsung Merinding
Namun Fian mengaku tidak memindah dan tidak meminjam ponselnya. Mendengar penjelasan anaknya, Iskandar kaget dan langsung menguhubungi nomor ponselnya, menggunakan ponsel anaknya. Tetapi nomor ponsel miliknya mati. Lalu Iskandar ke luar ke pinggir jalan depan rumahnya, namun sepi yang terlihat hanya lalu lalang kendaraan bermotor. Sehingga Iskandar menduga jika ponsel miliknya telah dicuri.
Yang disayangkan, pencuri itu dinilai nekat dan berani. Karena melakukan aksinya di siang hari. Bisa jadi, jika kepergok, pelaku akan pura-pura nanya alamat atau mau membeli nasi. Karena saat ini warung nasi istrinya di depan rumahnya tutup.
“Saya yakin, ponsel saya telah dicuri orang. Namun saya tidak mau menuduh dan memastikan, siapakah yang telah mencuri. Apakah warga sekitar atau orang jauh. Tetapi yang pasti, orang itu mengerti jika di rumah saya ini kebetulan sepi. Dan saya berharap pelakunya segera tertangkap,” kata Iskandar.(sin/muchsin)
Kumpulan berita Madura terkini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-pencurian-ponsel.jpg)