Breaking News:

Berita Surabaya

Sejak Diluncurkan, Surabaya Bus Sudah Layani 3 Juta Penumpang

Moda Transportasi Umum Surabaya Bus sejak diluncurkan tahun 2018 lalu sudah melayani kurang lebih 3 juta penumpang.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM/BOBBY CONSTANTINE KOLOWAY
Suroboyo Bus yang sudah beroperasi di Surabaya 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Moda Transportasi Umum Surabaya Bus sejak diluncurkan tahun 2018 lalu sudah melayani kurang lebih 3 juta penumpang. 

Berbeda dari kota- kota yang lain seperti Jakarta, Semarang, Jogjakarta yang bisa mencapai jutaan penumpang dengan cepat dalam kurun beberapa waktu. Sebab ada beberapa faktor yang menentukan banyaknya penumpang. 

Franki Yuanus Kepala UPTD Pengelolaan Transportas Umum Dinas Perhubungan Kota Surabaya menuturkan setidaknya ada lima faktor yang mempengaruhi jumlah penumpang yang dilayani. Pertama, harus dilihat dulu kapan mulai beroperasinya. 

“Suda berapa tahun berdirinya.  kita tidak bisa samakan sengan Trans Jakarta karena berdiri sudah sangat lama, Trans Semarang pun juga sudah berdiri lama,”ujarnya, saat dihubungi lewat sambungan seluler, Jum’at (8/10/2021). 

Kedua, lanjut Franki tentunya saja terkait jumlah unit yang ada. Ketiga adalah cakupan layanan. Keempat karena adanya faktor PPKM, karena dimasa PPKM penumpang turun drastis. 

“Kita turun drastis bulan Juni-Juli itu ada PPKM level 4. Dimana itu penuruan sangat drastis anjlok sekali. Karena ada batasan 30 persen maksimal,”katanya. 

“Nah lalu ada penutupan sejumlah kawasan, berikutnya adalah pembatasan jam operasional, yang biasanya berpoperasi sampai jam 9 atau 10, hanya dibatasi sampai jam 7,” imbuhnya. 

Faktor Kelima, Franki mengatakan, bahwa alat pembayaran juga mempengaruhi jumlah penumpang. Surabaya Bisa sendiri baru memberikan alternatif pembayaran non tiket pada akhir Agustus lalu, yang mana semua penumpang asal punya akun di bank bisa pakai fasilitas tersebut. 

Baca juga: Sampang Kembali ke Status Level 3, Apa yang Jadi Penyebabnya

“Sedangakan seperti di Jakarta, Semarang, Jogjakarta sudah membuka pembayaran non tunai sejak dulu. Sehingga semua masyarakat bisa menggunakan,” jelasnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved