Breaking News:

HUT ke 20 Kota Batu

Peran BUMDes Menjadi Nilai Tambah Pengembangan UMKM Kota Batu

Staf Ahli Menteri Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan Kemendesa PDTT Bito Wikantosa menilai peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) sangat strategis u

Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network
webinar dan talkshow nasional dalam rangka HUT ke 20 Kota Batu 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Staf Ahli Menteri Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan Kemendesa PDTT Bito Wikantosa menilai peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sangat strategis untuk pengembangan UMKM dengan sistem ekonomi gotong royong.

Dia menjelaskan prinsip ekonomi gotong royong ini harus dilakukan bersama-sama sebagai kerjasama dengan parapihak.

Prinsip kerja BUMDes yang dari, oleh, dan untuk warga desa berpeluang mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat desa itu sendiri.

Warga bisa menciptakan usaha di mana pegawainya dari mereka sendiri dan keuntungannya juga untuk mereka sendiri.

“Semoga pandemi covid di tahun 2022 semakin melandai bahkan pulih kondisinya nanti desa bisa bangkit lalu BUMDes bisa memberikan nilai tambah bagi pengembangan UMKM dan menciptakan nilai tambah secara ekonomi,” kata Bito dalam Webinar HUT Ke 20 Kota Batu bersama Tribun Jatim Network Kamis (21/10/2021).

Dalam pelaksanaannya, Bito menyebut, BUMDES menjadi perantara pengelola UMKM maupun desa wisata dan pasar digital. Misalnya Tokopedia dan lain sebagainya.

“BUMDes dengan UMKM bisa bekerja sama meningkatkan kualitas produksi, akses pasar dan lain-lain,” ucap Bito.

Skema kerjasama gotong royong antar pihak ini juga dalam bentuk mengembangkan akses petani dengan eksportir, pengembangan produk unggulan di desa dan penyediaan homestay untuk wisata desa.

“Misalnya di Kota Batu ada desa-desa wisata sehingga BUMDes bisa menjadi pengelola desa wisata dan desa wisata ini oleh BUMDes dikelola dengan menjembatani penyedia jasa di desa wisata dengan wisatawan,” kata Bito. 

Dalam sektor pariwisata, BUMDes bisa menyediakan pemandu wisata profesional atau mmenyelenggarakan promosi desa wisata. 

“Ini bentuk ekonomi gotong royong. Ketika desa itu benar-benar hadir untuk UMKM maka BUMDes kepemilikan sahamnya digotong royong bersama,” ujar Bito.

Dengan ini BUMDes diharapkan bisa berfungsi meningkatkan kapasitas para pelaku usaha ekonomi di desa. 

“Oleh sebab itu, ekonomi gotong royong harus dibangun bersama-sama. Kota Batu bisa mengembangkan bersama, semangat ekonomi gotong royong,” tutupnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved