Breaking News:

Style Unik Ganjar Pranowo Ngantor di Hari Santri Nasional 2021, Pakai Baju Koko dan Sarung

Style unik Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ngantor di Hari Santri Nasional 2021, pakai baju koko putih dan sarung batik hingga sandal selop.

Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengenakan baju koko putih, sarung batik, peci hitam, dan sandal selop, di Hari Santri Nasional 2021, Jumat (22/10/2021) pagi. 

TRIBUNJATIM.COM, SEMARANG - Ada yang menarik dengan penampilan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Jumat (22/10/2021) pagi.

Jika biasanya Ganjar Pranowo ngantor pakai batik setiap Jumat, hari ini Ganjar Pranowo tampil berbeda.

Berangkat dari rumah dinasnya sekitar pukul 08.30 WIB, Ganjar Pranowo terlihat mengenakan baju koko putih, sarung batik dan peci hitam. Ia juga tak mengenakan sepatu, hanya sandal selop berwarna cokelat yang dikenakannya.

Saat ditanya alasannya memakai pakaian itu, Ganjar Pranowo mengatakan, itu wujud ngayubagyo peringatan Hari Santri Nasional 2021 (HSN 2021).

Hari ini memang diperingati sebagai Hari Santri Nasional 2021.

Baca juga: Hasil Survei Pilpres 2024, Elektabilitas Ganjar Pranowo Tinggi, Masyarakat Jatim Anggap Mirip Jokowi

"Kita hari ini merayakan Hari Santri, jadi kita ngantor pakai sarung," katanya saat ditemui sebelum berangkat ke kantornya.

Tidak hanya dirinya, Ganjar mengatakan, telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang mewajibkan seluruh ASN di lingkungan Pemprov Jateng ngantor menggunakan pakaian ala santri. SE itu dikeluarkan pada Kamis (21/10/2021) bernomor 450/0014496 tentang Peringatan Hari Santri.

"Jadi insyaallah ASN di Pemprov Jateng semua menggunakan sarung dan pakaian santri. Untuk ASN yang beragama lain, boleh menyesuaikan dan tidak wajib," jelasnya.

Tidak hanya simbol semata, mengenakan pakaian ala santri pada peringatan Hari Santri Nasional, lanjut Ganjar, diharapkan bisa memberikan satu spirit nasionalisme. Tidak hanya bajunya saja yang santri, tapi semua orang bisa meneladani bagaimana perjuangan para ulama, para santri saat resolusi jihad dikumandangkan.

"Saat itu, siapapun di antara kita bisa berkontribusi pada keberlangsungan pembangunan bangsa dan negara. Maka tidak sedikit, pondok pesantren saat itu juga menjadi titik-titik perjuangan. Hari ini, kita teladani semangat para ulama dan para santri itu," terangnya.

Kepada para santri di seluruh Indonesia, Ganjar berharap semakin mengikuti perkembangan zaman. Santri diharapkan makin adaptif dan selalu memberikan inspirasi.

"Santri itu persis dengan siswa, tapi ilmu agamanya lebih dalam. Sehingga, kalau kita bicara kecerdasan spiritualnya sudah bagus, maka membangun kecerdasan intelektual dan emosionalnya tinggal menyesuaikan saja. Maka, santri ini memang sesuatu yang lengkap. Selamat Hari Santri," pungkasnya.

Selama seharian penuh, Ganjar akan menjalankan tugasnya dengan pakaian ala santri. Kegiatan dimulai dengan menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD Jateng, memimpin RUPS Bank Jateng, meninjau pabrik kendaraan listrik dan kegiatan-kegiatan lainnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved