Berita Tulungagung

Dinkes Tulungagung Ajukan Perbaikan Data Sasaran Vaksinasi Lansia ke Pemerintah Pusat

Data dari Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), pencapaian vaksinasi lansia di Tulungagung sebesar 34,7 persen dari targ

Penulis: David Yohanes | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/David Yohanes
Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung, dr Kasil Rokhmat mengenakan pakaian era kolonial, menyuntikkan vaksin Covid-19 untuk warga, 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Data dari Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), pencapaian vaksinasi lansia di Tulungagung sebesar 34,7 persen dari target.

Namun data manual di Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, vaksinasi lansia telah mencapai 37 persen dari target.

Menurut Kepala Dinkes Tulungagung, dr Kasil Rokhmat, terjadi kendala pada proses input data secara nasional.

“Ada kendala traffic secara nasional. Datanya ita input sekarang, tidak berubah di hari yang sama,” terang dr Kasil, Senin (25/10/2021).

Baca juga: Capaian Vaksinasi Lansia Masih Rendah, Bupati Malang: Cuma Terlambat Entry Data Saja

Lanjutnya, angka pencapaian vaksinasi lansia di Tulungagung sebenarnya terus bergerak.

Apalagi saat dilakukan gebyar vaksinasi lansia dengan hadiah telur, dalam sehari bisa menjangkau 2000 lansia.

Baca juga: Mengamuk Dilaporkan Mabuk ke Istri, Pemuda di Tulungagung Ini Pukul Sejumlah Warga

Dengan data manual 37 persen, maka masih kurang 3 persen dari sasaran atau sekitar 2000 lansia, agar mencapai 40 persen untuk turun dari level 3 ke level 2 PPKM.

“Meski sudah 40 persen, kita akan terus galakkan vaksinasi lansia. Karena target kita 60 persen untuk bisa turun ke level satu,” sambung dr Kasil.

Selain itu Dinkes Tulungagung telah melakukan telaah riil sasaran vaksinasi lansia yang sudah ditetapkan.

Hasilnya terjadi perbedaan data yang signifikan.

Baca juga: Survei Poltracking, 3 Nama Ini Menguat di Bursa dan Potensial untuk Pilpres 2024

Sebelumnya data sasaran sebesar 133.000 lebih, namun data riil hanya 117.000.

Jika mengacu data sasaran 117.000, 40 persennya sebesar 46.000.

Sementara capaian vaksinasi lansia saat ini 47.000, atau lebih 1000 dari target 40 persen.

Untuk mengubah data sasaran ini Dinkes akan bersurat ke Kementerian Kesehatan dan KPCPEN sebagai pemilik aplikasi.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved