Breaking News:

Berita Kediri

Situs Rumah Kecil Bung Karno Peringati Sumpah Pemuda dengan Lepas Burung dan Kirim Surat ke Jokowi

Peringati Hari Sumpah Pemuda Rumah Kecil Bung Karno Situs Dalem Pojok Kecamatan Wates Kabupaten Kediri lepas burung dan kirim surat ke Presiden Jokowi

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sofyan Arif Candra
Situs Rumah Kecil Bung Karno Peringati Sumpah Pemuda dengan Lepas Burung dan Kirim Surat ke Presiden Jokowi 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Farid Mukarrom

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Peringati Hari Sumpah Pemuda, Rumah Kecil Bung Karno Situs Dalem Pojok Kecamatan Wates Kabupaten Kediri lepas burung dan kirim surat ke Presiden Jokowi.

Nampak tidak ada yang berbeda dari upcaya peringatan Sumpah Pemuda. Akan tetapi kali ini situs Dalem Pojok melaksanakan serangkaian kegiatan dengan meminta Presiden Jokowi agar mau mengesahkan tanggal 30 September menjadi hari kebanggaan Internasional.

Kushartono Ketua Harian Situs Ndalem Pojok menjelaskan jika dalam peringatan sumpah pemuda, pentingnya generasi muda mengambil nilai dari bung Karno.

"Jika kita ingat kata Bung Karno ambil apinya jangan ambil abunya. Artinya semangat dari bung Karno untuk membangun persatuan itu yang akan kita ambil," jelasnya kepada TRIBUNMATARAMAN.COM Kamis (28/10/2021).

Masih kata Kushartono dengan semangat sumpah pemuda hari ini diharapkan masyarakat mau meneladani nilai toleransi dari Soekarno.

Selain itu Kushartono menjelaskan dalam peringatan ini pihaknya mengirimkan sebuah surat ke Presiden Jokowi.

Isi surat ini meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk mempertimbangkan pada tanggal 30 September ini diperingati sebagai hari Kebanggaan Internasional.

Baca juga: Pengguna Knalpot Brong dan Ban Cacing di Lamongan Ditindak Tegas, Berikut Sanksinya

Hal ini mengacu pada pidato Presiden Soekarno  tanggal 30 September 1960 pada sidang umum PBB berjudul membangun dunia baru.

“Bayangkan, Pancasila yang digali dari jiwa bangsa Indonesia telah diusulkan oleh Presiden Republik Indonesia untuk dimasukkan dalam piagam PBB  sebagai pondasi membangun dunia baru yang penuh perdamaian. Ini sungguh luar biasa.  Maka peristiwa ini layak diingat," terangnya.

Terakhir Kushartono berharap agar Presiden Jokowi mau mempertimbangkan sebagai tanggal 30 September adalah Hari Kebanggaan Internasional.
"Kenapa kita kirimkan surat sekarang, yang jelas karena ini berkaitan dengan moementum semangat Sumpah Pemuda. Semoga pak Presiden mendengar aspirasi kami dan mau mempertimbangkan itu," pungkasnya.

Kumpulan berita Kediri terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved