Breaking News:

Berita Gresik

Tangkap Ikan Pakai Jaring Trawl, Nelayan Asal Lamongan Dituntut Hukuman Dua Tahun Penjara 

Terdakwa Ifan Suparno (32) warga Desa Kauman Gang Londen, Dusun Sidokumpul Desa Blimbing, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan dituntut Jaksa

Penulis: Sugiyono | Editor: Januar
Ilustrasi sidang di Pengadilan 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sugiyono

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Terdakwa Ifan Suparno (32) warga Desa Kauman Gang Londen, Dusun Sidokumpul Desa Blimbing, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Argha Bramantyo dengan hukuman penjara selama 2 tahun, denda Rp 30 juta subsidar 3 bulan kurungan, Kamis (28/10/2021). Sebab, terdakwa menangkap ikan di laut menggunakan jaring trawl

"Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 85 juncto Pasal 9 ayat (1) Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang – Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. Terdakwa terbukti memakai jaring trawl saat menangkap ikan di perairan Gresik," kata Jaksa Argha Bramantyo. 

Sidang tersebut dipimpin majelis hakim Wiwin Arodawanti dengan anggota hakim Eddy dan Bagus. Sidang yang digelar secara virtual  di ruang sidang Tirta tersebut juga disampaikan pembelaan terdakwa, melaui penasehat hukumnya yaitu Fasichatus Sakdiyah.

"Jaksa dinilai salah menjatuhkan tuntutan 2 tahun penjara. Sebab, terdakwa didakwa menangkap ikan dengan merusak sumber daya ikan. Dakwaan terhadap terdakwa tidak benar," kata  Fasichatus Sakdiyah. 

Lebih lanjut Fasichatus Sakdiyah menambahkan, terdakwa tidak sedang melakukan menangkap ikan. "Saat itu, terdakwa  baru memulai penangkapan pada hari Jumat tanggal 11 Juni 2021 pukul 10.00 WIB dengan menebarkan jarring cantrang. Saat itu, terdakwa bersama anak buah kapal berjumlah delapan orang dalam perbaikan kapal," imbuhnya. 

Sedangkan berdasarkan fakta  persidangan, terdakwa ditangkap beserta barang bukti berupa ikan yang sudah membusuk. "Ini membuktikan, hasil tangkapan terdakwa bukan di wilayah Bawean sebagaimana tuntutan Jaksa Penuntut Umum," imbuhnya. 

Baca juga: Bazar Buku Internasional BBW Books Hadir Online Bersama Tokopedia, Potongan Harga sampai 99 Persen

Namun, atas kejadian tersebut terdakwa mengaku bersalah dan memohon keringanan hukuman. "Terdakwa juga menyatakan bersalah, menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya," katanya. 

Diketahui, pada Juni 2021, di perairan Sangkapura, Pulau Bawean Gresik, terdakwa ditangkap jajaran Satpolair Polres Gresik atas dugaan menangkap ikan menggunakan jaring trawl. (ugy/Sugiyono). 

Kumpulan berita Gresik terkini
 

--

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved