Breaking News:

Berita Trenggalek

Pulang Melaut dan Diterjang Banjir dari Sungai, Nelayan Trenggalek Tenggelam, Masih dalam Pencarian

Hendak pulang melaut namun diterjang banjir dari sungai, nelayan di Trenggalek dilaporkan tenggelam, masih dalam pencarian.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Lokasi sekitar tenggelamnya Anwar (30), nelayan asal Desa Masaran, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (30/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Seorang nelayan asal Desa Masaran, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, dilaporkan tenggelam di Pantai Blado, Kecamatan Munjungan, Sabtu (30/10/2021).

Menurut keterangan para saksi, nelayan bernama Anwar (30) itu tenggelam sesaat sebelum mendarat dari mencari ikan.

"Korban pulang (mendekati pantai) dari melaut sekitar pukul 09.15 WIB," kata Kapolres Trenggalek, AKBP Dwiasi Wiyatputera saat dikonfirmasi, Sabtu (30/10/2021).

Saat perahu jukong yang dinaiki Anwar seorang diri itu mendekati pintu masuk muara, terjadi banjir dari sungai yang berhilir di pantai tersebut.

Air dari sungai itu kemudian menghantam Anwar dan perahu yang dinaikinya.

"Korban akhirnya tenggelam dan saat ini masih dalam pencarian," tambah Dwiasi.

Saat menerima informasi tenggelamnya nelayan itu, tim dari kepolisian, TNI, Basarnas, dan unsur pembantu lain menuju lokasi untuk mencari korban.

Terpisah, Koordinator Pos Basarnas Trenggalek, Yoni Fariza menambahkan, tim pencari dari Basarnas telah berada di lokasi untuk mulai turun melakukan pencarian.

"Setelah menerima informasi adanya nelayan tenggelam itu, kami langsung menerjunkan tim untuk menuju ke lokasi," sambung dia.

Baca juga: Trenggalek Diterjang Tanah Longsor Jelang Awal Musim Penghujan, Terjadi di Dua Kecamatan

Kasus nelayan tenggelam di Pantai Blado, Kecamatan Munjungan bukan kali pertama terjadi.

Pertengahan Agustus 2021 atau sekitar dua bulan lalu, seorang nelayan juga tenggelam di sekitar perairan yang sama.

Perahu yang dinaiki empat orang itu terbalik setelah dihantam ombak. Saat itu, perahu baru akan berangkat melaut.

Dari empat penumpang, tiga orang berhasil selamat. Sementara satu orang lainnya, yakni Siswanto (46), warga Desa Tawing, Kecamatan Munjungan tewas tenggelam dan baru ditemukan sekitar sepekan kemudian.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved