Breaking News:

Berita Kota Kediri

Empat Anggota Perguruan Silat yang Mengeroyok Pengguna Jalan di Kediri Dibekuk Polisi

Empat anggota perguruan silat yang mengeroyok pengguna jalan di Kediri dibekuk polisi. Aksi pengeroyokan berawal dari adanya konvoi.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika
Ilustrasi pengeroyokan - Empat anggota perguruan silat yang mengeroyok pengguna jalan di Kediri dibekuk polisi. Aksi pengeroyokan berawal dari adanya konvoi. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Empat oknum anggota perguruan silat yang melakukan aksi pengeroyokan telah diamankan Satreskrim Polres Kediri Kota.

Keempat oknum tersebut melakukan pengeroyokan terhadap pengguna jalan di dua lokasi yang berbeda, yakni di wilayah Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, dan Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Girindra Wardhana menjelaskan, TKP di Grogol terjadi pada awal Oktober 2021, diamankan dua orang oknum anggota perguruan silat, yakni LA (21) dan WBS (32), warga Kecamatan Banyakan dan Tarokan, Kabupaten Kediri.

Peristiwa pengeroyokan terjadi saat konvoi anggota salah satu perguruan silat memenuhi jalan. Kemudian ada pengendara motor yang berlawanan arah yang tanpa tahu apa-apa menjadi korban dari penganiayaan.

"Peristiwa di Kecamatan Grogol berawal dari adanya konvoi salah satu perguruan silat. Dari arah berlawanan ada pengendara motor dan menjadi korban pengeroyokan," jelas AKP Girindra Wardhana, Senin (1/11/2021).

Kejadian serupa juga terjadi di TKP wilayah Kecamatan Mojoroto. Dua oknum anggota perguruan silat yang masih di bawah umur, yakni FlH dan MFA diamankan.

Mereka adalah warga Gampengrejo, Kabupaten Kediri dan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Pengeroyokan terjadi pada sekitar pertengahan Oktober 2021 lalu.

"Di depan sekolah MTs dan sekitar GOR Jayabaya, di situ terjadi pengeroyokan. Pengendara motor berlawanan arah yang tidak tahu apa-apa menjadi korban," jelasnya.

Baca juga: Pengesahan Warga Baru Perguruan Silat di Lamongan Diwarnai Bentrokan, 3 Pemuda Luka Parah

Dua pelaku dewasa yang terlibat pengeroyokan dijerat dengan Pasal 170 KUHP. Sementara dua pelaku yang masih di bawah umur dikenai pasal 81 Undang-undang Perlindungan Anak.

"Untuk proses hukum pelaku dewasa, kita laksanakan sesuai prosedur. Kita amankan di Mako Polres Kediri Kota, untuk kita laksanakan tindak lanjut. Untuk yang pelaku di bawah umur, kita koordinasi dengan Bapas, untuk ke depannya akan dilaksanakan langkah-langkah selanjutnya," ungkapnya.

AKP Girindra Wardhana mengimbau masyarakat tenang dan tidak terpancing. Selain itu juga mengingatkan dengan kondisi masih pandemi Covid-19 (virus Corona), kumpul-kumpul, arak-arakan dan konvoi masih belum diizinkan.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved