Berita Trenggalek
Atap Kelas Ambruk, Puluhan Siswa SD di Dongko Trenggalek Pindah Belajar di Musala
Para siswa kelas III sekolah dasar di SD-SMPN Satu Atap 2 Dongko, Kabupaten Trenggalek harus mengikuti kegiatan belajar mengajar di musala.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Ndaru Wijayanto
Sebelum atap ambrol, wilayah itu diguyur hujan dengan intensitas deras dan angin kencang.
Ketika kejadian gedung ambrol, kata Suparman, kondisi sekolah sedang sepi.
Selain karena alam, kondisi bangunan juga mempengaruhi ambruknya bangunan.
"Karena memang kayunya sudah lapuk. Diterjadi hujan lebat dan angin, sehingga tidak bisa menahan beban," kata Suparman.
Ia menjelaskan, lapuknya kayu penyangga sudah sejak sebulan lalu. Maka dari itu, ruang kelas tersebut sudah dikosongkan sejak lama.
Selain kelas I, bangunan juga menjadi tempat kelas I dan II. Dua ruangan ini masih dipakai untuk sarana belajar mengajar setiap harinya.
"Kami sudah melaporkan kepada dinas pendidikan soal atap roboh ini," kata Suparman.
Sementara di lokasi, Polres Trenggalek memasang pita garis polisi di sekeliling ruangan kelas.
Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera meninjau atap bangunan yang roboh itu pada Senin (1/11/2021) sore.
"Kami bersama-sama mengecek tempat kejadian perkara supaya tidak terjadi adanya korban jiwa apabila ada kegiatan pembelajaran tatap muka," kata Dwiasi.
Selain itu, pihaknya juga mengingatkan agar pemerintah kabupaten segera memperbaiki gedung bangunan yang rusak itu.
Sehingga kasus kerusakan yang bisa berakibat fatal bisa diminimalisir.