Breaking News:

Berita Gresik

Berawal dari Sindir, Pemuda di Gresik Hajar Tetangga hingga Babak Belur

Wajah Sudianto babak belur. Kakek berusia 61 tahun itu mengalami luka lebam usai dihajar tetangganya usai saling sindir

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Willy Abraham
Pemuda pelaku penganiayaan di Gresik 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Wajah Sudianto babak belur. Kakek berusia 61 tahun itu mengalami luka lebam seusai dihajar tetangganya usai saling sindir.

Korban dihajar oleh M Nur Zajuli (21) warga RT 3/RW 1 Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Gresik. Rumah mereka bersebelahan namun sering cek cok.

Pada Minggu (31/10/2021) kemarin, puncak-puncaknya perseturuan. Saat itu, korban sedang sendirian menyantap sarapan di depan rumah sekira pukul 07.00.

Sementara Zajuli yang rumahnya berdampingan dengan korban, sedang santai bersama ayah dan adiknya di depan rumah. Korban spontan mengeluarkan kata-kata bernada menyindir dengan mengeluarkan kalimat, 'kalau menyelesaikan masalah satu lawan satu jangan bareng - bareng'.

Usut punya usut, sindiran itu bermula karena korban sebelumnya mendengar anaknya sempat bersitegang dengan pelaku.

Mendengar hal tersebut, Ijul, ayah dan adiknya langsung naik pitam. Mereka kemudian menghampiri Sudianto lalu menantangnya.

Sempat terjadi cekcok antara Sudianto dan keluarga Ijul. Tak berselang lama, Ijul yang naik pitam langsung menghadiahi korban dengan bogem mentah.

"Ternyata sindiran itu ditanggapi dengan amarah oleh Ijul dengan menganiaya korban," ucap Kanit Reskrim Polsek Kebomas, Iptu Yoyok Mardi, Selasa (2/11/2021).

Baca juga: PWNU Jatim Putuskan Cryptocurrency Haram, Bakal Bawa Hasil Pembahasan Ke Muktamar NU

Akibat kejadian ini, Sudianto mengalami luka parah di bagian wajahnya. Dia sempat mendapatkan perawatan medis.

Sementara pelaku langsung digiring ke Mapolsek Kebomas untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dibekuk aparat kepolisin, mahasiswa semester akhir di salah satu perguruan tinggi negeri di Jawa Timur itu terancam jeratan Pasal 351 ayat (2) UU KUH Pidana dengan ancaman 7 tahun penjara.

"Pelaku sudah kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut," ucapnya. (wil)

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved