Breaking News:

Berita Mojokerto

Waspadai Aksi Penipuan Tranfer Rp 5 Juta yang Mengaku Satpol PP Kota Mojokerto

Seorang warga di Kota Mojokerto nyaris menjadi korban aksi penipuan yang mengatasnamakan Satpol PP Kota Mojokerto

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Januar
ist
Ilustrasi penipuan catut nama Satpol PP Mojokerto 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, M Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Seorang warga di Kota Mojokerto nyaris menjadi korban aksi penipuan yang mengatasnamakan Satpol PP Kota Mojokerto.

Upaya penipuan dilakukan pelaku yang mengaku sebagai staf Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono.

Modus pelaku menghubungi korban melalui telepon meminta uang Rp 5 juta untuk membuka segel Satpol PP Line pada bangunan apotek yang melanggar izin (IMB), di kawasan Jalan Raya Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto.

Merasa ada kejanggalan korban segera melaporkannya ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Mojokerto, Selasa (2/11/2021).

Baca juga: Pria di Sidoarjo Penganiaya Anak Tiri yang Masih Balita hingga Tewas Resmi Jadi Tersangka

Kasatpol PP Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono mengatakan pihaknya memperoleh informasi adanya upaya penipuan yang mengatasnamakan staf  Satpol PP.

Sesuai pengakuan korban saat itu dia ditelepon nomor tidak dikenal yang meminta mentransfer sejumlah uang dengan dalih Kasatpol PP kehabisan uang diperjalanan.

"Dari pengakuan masyarakat merasa ditipu oleh pelaku yang mengaku Satpol PP kemudian dimintai uang untuk membuka segel dari pelanggar Perda IMB," ungkapnya kepada wartawan, Selasa (2/11).

Dodik menyebut awalnya pelaku meminta korban uang senilai Rp.5 juta untuk membuka segel bangunan pelanggar Perda IMB. Namun dalam percakapan telepon korban sempat menawar dan pelaku sepakat meminta uang Rp.2 juta,
pada Sabtu (30/10/2021).

"Korban belum memberikan uang yang diminta pelaku dan melaporkan kejadian itu ke DPMPTSP," jelasnya.

Adanya kejadian ini diimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan orang yang mengaku bisa mengurus kemudahan dalam pelanggar Perda terutama izin IMB.

"Antisipasi masyarakat yang mengurus IMB maupun pelanggaran bangunan yang segel langsung ke DPMPTSP dan jangan percaya dengan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," tegas Dodik. (don/ Mohammad Romadoni).

Kumpulan berita Mojokerto terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved