Berita Timnas Indonesia

Mimpi Marc Klok Bela Timnas Indonesia Harus Tertunda Gara-gara Hal Ini

Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, harus menunda keinginannya untuk bisa berlaga bersama timnas Indonesia karena dilarang FIFA.

Tayang:
Editor: Taufiqur Rohman
MUHAMMAD ALIF AZIZ/BOLASPORT.COM
Pemain Persija, Marc Klok, resmi menjadi warga negara Indonesia, Kamis (12/11/2020). 

TRIBUNJATIM.COM - Impian gelandang Persib Bandung, Marc Klok, untuk bisa berlaga bersama timnas Indonesia harus tertunda akibat larangan dari FIFA.

Seperti diketahui, Marc Klok sejatinya sudah menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

Status tersebut disandang Marc Klok sejak 12 November 2020.

Namun, hingga kini Marc Klok masih belum bisa membela timnas Indonesia.

Sebelumnya, Marc Klok sempat dipanggil oleh pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, untuk mengikuti pemusatan latihan (TC).

Akan tetapi, Shin Tae-yong akhirnya tak membawa Marc Klok ke Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada Juni 2021 lalu.

Rupanya, administrasi naturalisasi Marc Klok di FIFA masih bermasalah.

Marc Klok sendiri sempat mengungkapkan bahwa keinginannya membela timnas Indonesia harus tertunda.

Pasalnya, ada sejumlah masalah administrasi yang belum selesai.

Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, pun membeberkan masalah yang dihadapi Klok.

Indra Sjafri menyebut bahwa masalah Klok hampir mirip dengan Ezra Walian dulu.

"Jadi Marc Klok belum bisa berpindah asosiasi (kasusnya) seperti Ezra Walian," kata Indra dikutip dari BolaSport.com, Minggu (7/11/2021).

Indra Sjafri mengatakan bahwa Klok tak bisa menunjukkan dokumen yang menyebutkan dirinya memiliki keturunan Indonesia.

Klok sendiri sebelumnya mengaku memiliki darah keturunan Indonesia yang berasal dari kakek buyutnya, Jan Ernst Karel yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan.

"Dia (Klok) tidak bisa menunjukan dokumen tentang keturunan," tutur Indra.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved