Berita Jatim

2 Terduga Teroris Jamaah Islamiyah Asal Kediri Bertugas Sediakan Pelarian Terduga Teroris Jambi

2 terduga teroris Jamaah Islamiyah asal Kediri, Jawa Timur, bertugas menyediakan pelarian untuk terduga teroris Jambi.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Farid Mukarrom
Penampakan rumah terduga teroris di Dusun Talun, Desa Gedang Sewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Selasa (9/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dua orang terduga teroris anggota Jamaah Islamiyah (JI) yang diamankan di Pare, Kediri, Jawa Timur, memiliki peran yang berbeda dalam organisasi yang berafiliasi dengan al Qaeda tersebut.

Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan menerangkan, AN merupakan fasilitator pengamanan madlubin atau pelarian terduga teroris lain yang berinisial J dan IR. 

Meski pada akhirnya, J dan IR berhasil ditangkap Densus 88 di Jambi.

Selain itu, AN masuk dalam jaringan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP). 

“Kemudian terkoneksi CDR dengan saudara A alias H yang telah ditangkap,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (9/11/2021).

Sementara itu, terduga teroris lain yang juga diamankan di Pare, Kediri, berinisial LH, ternyata memiliki keterlibatan sebagai koordinator keberangkatan tersangka J dari Kediri ke Jambi pada Agustus 2020.

“Yang ikut di Jambi ada lima orang, beberapa di antaranya telah ditangkap,” jelasnya.

Selama melakukan penggeledahan di dua rumah para terduga teroris itu, petugas memperoleh sejumlah barang bukti. Di antaranya, sebuah senapan laras panjang, laptop, CPU dan buku bertema spiritual.

“Penggeledahan ada beberapa barang yang dibawa. Diamankan ada senapan laras panjang, laptop, CPU dan buku," ujar Kepala Dusun Talun, Desa Gedang Sewu, Pare, Kediri, Muhammad Rojin pada awak media di lokasi.

Baca juga: BREAKING NEWS - Satu Terduga Teroris Diamankan Densus 88 di Gresik, Kades: Srawung dengan Tetangga

Sebelumnya, lima orang terduga teroris berhasil diamankan anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri dari sejumlah daerah di Jawa Timur, Selasa (9/11/2021).

Informasinya, kelima orang terduga teroris tersebut diamankan dari empat wilayah di Jawa Timur.

Di antaranya, satu orang di Kabupaten Gresik, satu orang di Kabupaten Bojonegoro, satu orang di Kabupaten Sumenep, dan dua orang di Kabupaten Kediri.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko membenarkan adanya penangkapan terduga teroris tersebut.

Polda Jatim, dari sejumlah polres jajaran di tempat kejadian perkara (TKP), bersifat melakukan pengawalan selama berlangsungnya proses penangkapan.

"Benar, dari teman-teman Densus 88, dibackup dengan Polda Jatim, kegiatan penangkapan terhadap lima terduga teroris. Sesuai data itu," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Selasa (9/11/2021).

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved