Breaking News:

Berita Surabaya

APBD Surabaya 2022 untuk Warga Ditingkatkan, Ada SPP Gratis Siswa SMA hingga Kenaikan Honor Modin

APBD Surabaya 2022 yang bersentuhan dengan warga ditingkatkan, ada SPP gratis bagi siswa SMA hingga kenaikan honor modin.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Nuraini Faiq
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti mendukung peningkatan anggaran terhadap bidang yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup masyarakat pada APBD Kota Surabaya Tahun 2022. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Nuraini Faiq

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Banyak anggaran yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup masyarakat pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya Tahun 2022 yang ditingkatkan.

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti mendukung langkah tersebut, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga Surabaya.

Satu di antaranya adalah memberikan beasiswa pendidikan bagi siswa jenjang SMA/SMK. Pada tahun 2022 mendatang, sebanyak 15.449 siswa SMA/SMK dari masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) berhak atas beasiswa ini.

Di dalamnya mengcover SPP gratis dan pemberian seragam gratis untuk siswa SMA/SMK/MA/MAK bagi belasan ribu pelajar.

Baca juga: DPRD Tekankan APBD Rp 10,4 T untuk Warga, Reni Astuti: Surabaya Butuh Pahlawan Pemulihan Ekonomi

"Tidak hanya itu, setiap lembaga dan pos PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) juga berhak atas bantuan komputer," kata Reni Astuti, Kamis (11/11/2021). 

Bantuan itu diharapkan bisa membantu para guru atau bunda PAUD dalam tugas mendidik anak usia dini di era digital ini.

“Banyak jasa bunda PAUD, karenanya harus kita support sarana dan prasarananya,” kata Reni.

Selain itu, ada pula insentif bagi 13.751 guru ngaji dan guru sekolah minggu sebesar Rp 500.000/orang per bulan. Ini sudah berjalan sejak tahun lalu. Juga ada honor untuk 2.400 modin dan 184 hafiz Alquran Rp 800.000/bulan. Ini naik dari sebelumnya Rp 400.000 per bulan. 

Sementara di bidang kesehatan, di antaranya ada kebijakan Universal Health Coverage (UHC) untuk premi BPJS sehingga 1.045.749 warga Surabaya bisa gratis mendapat layanan kesehatan kelas 3.  

"Jika UHC merupakan upaya kuratif, maka di upaya promotif preventif untuk memperkuat kesehatan masyarakat juga dianggarkan insentif Rp 400.000 per bulan bagi 32.527 kader kesehatan," jelas Reni. 

Di bidang infrastruktur, terdapat perbaikan/rehabilitasi 31 gedung sekolah dan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru di wilayah Surabaya timur, serta perbaikan untuk 800 rumah tidak layak huni (Rutilahu). Juga ada perbaikan infrastruktur di perkampungan.

Reni Astuti berharap, anggaran infrastruktur tersebut bisa membawa dampak bagi geliat sektor ekonomi dan pengurangan angka pengangguran.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved