Breaking News:

Berita Gresik

Bawa Kabur Ratusan Handphone, Pembobol Konter di Manyar Gresik Ditangkap di Bogor

Komplotan pembobol konter handphone di wilayah Manyar ditangkap. Para komplotan pembobolan konter diamankan polisi di wilayah Bogor, Jawa Barat.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim/Willy Abraham
Heriyanto (kiri) bersama Randi Bachtiar (kanan) para pelaku pembobolan konter handphone di Manyar ditangkap polisi, Senin (15/11/2021) kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Komplotan pembobol konter handphone di wilayah Manyar ditangkap. Para komplotan pembobolan konter diamankan polisi di wilayah Bogor, Jawa Barat.

Mereka bukanlah orang baru. Karena langsung menjual handphone curian ke sejumlah penadah. Diketahui identitas tersangka bernama Heriyanto dan Rendi Bahtiar.

Heriyanto merupakan warga Kampung Ciletuh RT 04/RW 08, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Semenatara Randi Bahtiar alias Iyar warga Desa Kertaharja RT 04/ RW 02, Kelurahan Kertaharja, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah ngekos di Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Baca juga: Kawanan Rampok Bobol Konter Ponsel di Gresik, Gasak Ratusan Handphone

Mereka pernah melancarkan aksinya di sejumlah TKP. Aksi terakhir mereka di konter handphone yang berada di simpang tiga Jalan Raya Sukomulyo, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar. Berhasil mencuri handphone beserta aksesoris hingga menyebabkan kerugian mencapai Rp 600 juta.

"Perampokan sudah beberapa kali beraksi tidak hanya di Gresik. Kami lakukan penangkapan di Bogor," ucap Kasat Reskrim Polres Gresik, Iptu Wahyu Rizki, Selasa (16/11/2021).

Sebanyak 199 handphone dan aksesoris lainnya itu langsung dijual ke beberapa penadah handphone curian. Bahkan para penadah itu tersebar di beberapa kota sehingga barang curian itu berhasil dijual dengan cepat.

Baca juga: Pagar Tembok Alun-Alun Tugu Kota Malang Hancur Tertabrak Mobil, Dipicu Senggolan Dua Kendaraan

"Barang bukti saat ini sudah beberapa diamankan. Bahkan ada yang langsung disebar ke beberapa penadah," jelas Iptu Wahyu Rizki menambahkan.

Herityanto dan Randi Bahtiar langsung dimasukkan sel penjara. Keduanya dijerat pasal pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 363 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Sebelumnya, aksi pencurian itu dilakukan pada 24 September 2021 lalu. Diketahui oleh karyawan setempat saat akan membuka konter handphone pukul 09.00 WIB di Toko handphone yang berlokasi simpang tiga Tenger Desa  Sukomulyo No.42 Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Heru, karyawan konter tersebut datang lebih awal melihat pintu rollingdoor posisi terbuka selebar telapak tangan dan gembok sudah tidak ada.

Heru memberanikan diri masuk kedalam dan dilihat ternyata didalam toko sudah berantakan yaitu kaca etalase almari dalam keadaan pecah serta handphone yang dipajang sudah tidak ada ditempat, selanjutnya menghubungi atasan.

Sebanyak 199 handphone berbagai merk hilang. Ditambah lagi jumlah aksesoris handphone.

Mereka melaporkan peristiwa ini ke kantor polisi. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian materi sebesar kurang lebih Rp. 600 juta.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved