Breaking News:

Berita Probolinggo

Membentang di Atas Jurang, Begini Persiapan Pembangunan Jembatan Kaca Seruni Point di Probolinggo

Tahapan pembangunan jembatan kaca yang membentang di kawasan Seruni Point Dusun Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Proboling

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
ilustrasi jembatan kaca Seruni Point di Kabupaten Probolinggo 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Tahapan pembangunan jembatan kaca yang membentang di kawasan Seruni Point Dusun Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo mulai dilakukan.

Pembangunan jembatan kaca untuk mendukung pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo-Tengger-Semeru sebagai destinasi wisata prioritas di Jawa Timur. Juga untuk meningkatkan perekonomian di sektor wisata.

Kepala Balai Geoteknik Terowongan dan Struktur Kementerian PUPR, Fahmi Aldiamar mengatakan pelaksanaan konstruksi jembatan kaca berjalan dengan kurun waktu selama 11 bulan ke depan atau multiyears selama 2021-2022.

Penyiapan lahan untuk pembangunan jembatan kaca sudah mulai berjalan pada awal November 2021.

"Saat ini masih pematangan lahan dengan pembuatan area keselamatan dulu. Sehingga ketika pelaksanaan tidak ada kejadian yang tak diinginkan," katanya, Kamis (18/11/2021).

Fahmi menyebut, jembatan kaca di Seruni Point memiliki sepanjang 120 meter dengan kedalaman jurang 80 meter.

Lebar lantai 1,8 meter dan 3 meter dengan lapisan kaca pengaman berlapis SGP. Kaca tersebut bisa menahan berat hingga 9 ton.

"Kekuatan menahan pada kaca sudah diuji di laboratorium. Nantinya kegiatan pembersihan dilakukan rutin setiap tahun. Namun, pemeliharan besar atau menyeluruh dilakukan 30 tahun ke depan," paparnya.

Ia menambahkan, rencananya akses jembatan kaca beserta pengelolaan akan diserah terimakan ke  pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo menjelaskan untuk menunjang jembatan kaca, pihaknya mulai melakukan perbaikan jalan di ruas Kecamatan Tongas hingga Kecamatan Sukapura.

Kemudian, di tahun depan dilanjutkan pembangunan jalan dari pintu gerbang Wisata Bromo hingga Seruni Point sepanjang 2,6 km.

"Tahun ini, kami juga melaksanakan pematangan lahan untuk lahan parkir. Di sisi lain, terkait sistem pengelolaan, nantinya kami akan bicarakan dengan pihak TNBTS," pungkasnya.

Kementerian PUPR, KLHK, Pemprov Jatim, dan Pemkab Probolinggo menggelar Konsultasi Publik Penataan Kawasan Seruni Point Bersama Kementerian PUPR, Kamis (18/11).

Hasilnya, akan ada perbaikan akses, sarana air bersih, pengelohan sampah dan sanitasi. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved