Breaking News:

Berita Kota Malang

10 Terduga Pelaku Pelecehan dan Penganiayaan Pelajar SD di Kota Malang Diamankan Polisi

10 terduga pelaku pelecehan dan penganiayaan pelajar SD di Kota Malang yang videonya viral di media sosial, telah diamankan polisi.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
Korban penganiayaan di Kota Malang yang videonya viral di media sosial, Mawar (13) memakai baju oranye digandeng ibunya saat mendatangi Satreskrim Polresta Malang Kota, pada Senin (22/11/2021) sekitar pukul 16.03 WIB. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Polresta Malang Kota berhasil mengamankan 10 orang terduga pelaku pelecehan seksual dan penganiayaan terhadap pelajar SD di Kota Malang, Jawa Timur.

Saat ini, para terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polresta Malang Kota.

Hal itu diungkapkan langsung oleh salah seorang anggota tim kuasa hukum korban, Leo Permana.

"Yang patut diacungi jempol, kinerja Polresta Malang Kota dan Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto yang memberikan atensi terhadap kasus ini. Dan berkat atensinya, 10 orang terduga pelaku telah diamankan. Terduga pelaku yang diamankan adalah, delapan orang pengeroyok dan dua orang yang terkait pencabulan," ujar Leo Permana kepada TribunJatim.com, Senin (22/11/2021).

Leo Permana juga mengungkapkan, delapan orang yang melakukan penganiayaan, adalah teman korban di lingkungan sekitar panti asuhan.

"Sebenarnya mereka tahu sama tahu, antara terduga pelaku pengeroyokan dan pencabulan. Jadi, mereka (terduga pelaku) itu saling kenal semua," tambah Leo Permana.

Pria yang akrab disapa Leo ini juga menjelaskan, korban beserta ibunya telah datang ke Satreskrim Polresta Malang Kota, untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

"Jadi, hari ini kami mendatangkan korban dan orang tuanya, untuk mengungkap masalah kasus pencabulan tersebut. Karena untuk yang terkait pencabulan, belum termaktub dalam laporan polisi (LP) kemarin," tambahnya.

Sementara itu, salah satu anggota tim kuasa hukum korban, Do Merda Al-Romdhoni mengungkapkan, korban mengalami trauma berat.

Selain itu, korban juga mengalami luka-luka akibat penganiayaan yang dialaminya tersebut.

Baca juga: Viral Video Bullying Gadis Remaja yang Diduga Terjadi di Kota Malang, Polisi Lakukan Penyelidikan

"Kondisi korban trauma berat. Selain itu, bagian tubuh korban juga mengalami luka-luka, seperti di bagian dahi, bagian leher, dan di bagian kakinya juga ada bekas luka sundutan rokok. Tidak hanya itu, di bagia perutnya juga ada bekas tendangan," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, korban penganiayaan di Kota Malang yang videonya viral di media sosial, diduga sebelumnya mengalami pelecehan seksual.

Dari informasi yang didapat TribunJatim.com, korban sebut saja Mawar (13) masih duduk di kelas VI sebuah sekolah dasar swasta di Kota Malang.

Diketahui, korban sehari-hari tinggal di Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Assidiqqi Asy Syuhadaa, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved