Penarikan Tarif Masuk Bendungan Lahor Kembali Beroperasi Sementara pada Hari Ini

Perum Jasa Tirta I kembali memberlakukan penarikan tarif masuk secara non tunai per hari ini.

Tayang:
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Luluul Isnainiyah
PORTAL - Kondisi portal masuk Bendungan Lahor. Pengendara bebas masuk tanpa ditarik karcis. 

Ringkasan Berita:
  • Perum Jasa Tirta I kembali memberlakukan penarikan tarif masuk secara non tunai per hari ini, Senin (11/5/2025).
  • Pengoperasian ini diberlakukan sementara, sebelum Perum Jasa Tirta I memberlakukan aturan baru pada 1 Agustus 2026.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Lu'lu'ul Isnainiyah

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Penarikan tarif masuk Bendungan Lahor, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, mulai beroperasi kembali per Senin (11/5/2025).

Pengoperasian ini diberlakukan sementara, sebelum Perum Jasa Tirta I memberlakukan aturan baru pada 1 Agustus 2026. 

Baca juga: Jawaban Pemkab Soal Fungsi Gedung Lama setelah Pengadilan Agama Tuban Pindah

Sebelumnya, operasional akses masuk Bendungan Lahor sempat dibebaskan sejak 30 Maret 2026.

Kendaraan roda empat maupun dua tidak dikenakan tarif masuk. 

Alasan pemberhentian ini karena adanya perusakan portal Bendungan Lahor oleh Hadi Wiyono alias Dur.

Kejadian ini dilaporkan ke Polres Malang hingga dilakukan penetapan tersangka pada Dur. 

Selama satu bulan tidak beroperasi, kini Perum Jasa Tirta I kembali memberlakukan penarikan tarif masuk secara non tunai per hari ini.

Namun, pengoperasian ini dijaga ketat oleh pihak kepolisian. 

"Hari ini mulai aktif lagi seperti sebelumnya, kendaraan roda dua dan empat maupun lebih dikenakan tarif," kata Kasubdiv Pengusahaan Wilayah Sungai Brantas 2 Perum Jasa Tirta I, Bayu Sakti

Ia membenarkan, pengamanan di portal masuk Bendungan Lahor melibatkan kepolisian dari Polres Malang.

Pengamanan berlangsung selama dua minggu dengan dua personel kepolisian. 

Sementara, di hari pertama beroperasi, kondisi lalu lintas di akses tembusan Malang-Blitar berjalan lancar dan aman.

Dikatakan Bayu, masih ada sekelompok masyarakat yang merasa tidak puas dengan operasional ini. 

"Memang ada kelompok yang memang tidak puas. Apa dasarnya juga tidak ada mereka. Yang penting portal itu berjalan lagi, intinya begitu dulu," bebernya. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved