Tunggal Putra Indonesia Memble di Indonesia Masters 2021, Taufik Hidayat ‘Turun Tangan’

Menurut Taufik Hidayat, induk organisasi bulu tangkis Indonesia itu harus lebih banyak memberikan jam terbang kepada pemain pelapis tunggal putra.

Tayang:
Editor: Taufiqur Rohman
(Dok. Foo Kok Keong)
Legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat. 

TRIBUNJATIM.COM - Legenda bulu tangkis, Taufik Hidayat menyoroti performa tunggal putra Indonesia yang tampil melempem di Indonesia Masters 2021.

Peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 itu pun turun tangan memberikan saran terbaik untuk PBSI terkait kondisi yang dialami sektor tunggal putra Tanah Air.

Seperti diketahui, PBSI menurunkan tiga tunggal putra terbaiknya di ajang BWF World Tour Super 750 tersebut.

Tiga wakil terbaik pelatnas itu adalah Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, dan Shesar Hiren Rhustavito.

Langkah Jonatan dan Shesar terhenti di babak kedua, sedangkan Anthony Ginting jauh lebih parah karena langsung tergusur di babak pertama.

Ginting yang berstatus sebagai juara bertahan menjadi korban kejutan dari Si Bocah Ajaib Thailand, Kunlavut Vitidsarn.

Baca juga: Jadwal Indonesia Open 2021: Minions Jumpa Pasangan Non-Unggulan, Ruselli Hadapi Lawan Berat Hari Ini

Performa ambyar tunggal putra Merah Putih ini mendapat sorotan dari legenda bulu tangkis, Taufik Hidayat.

Taufik Hidayat pun turun tangan memberikan saran terbaiknya untuk PBSI soal masalah di nomor tunggal putra ini.

Menurutnya, induk organisasi bulu tangkis Indonesia itu harus lebih banyak memberikan jam terbang kepada pemain pelapis tunggal putra.

Terlebih, banyak pemain tunggal putra muda negara lain yang mulai menunjukkan kualitasnya, salah satunya Kunlavut Vitidsarn.

"Persaingan tunggal putra dunia sekarang merata. Kita selalu mengandalkan Anthony Ginting dan Jonatan Christie. Pemain pelapis juga harus dikasih kesempatan," kata Taufik Hidayat dilansir SportFEAT.com dari Kompas.com.

"Harus melihat perkembangan negara lain juga. Program dan cara latihan berbasis sport science harus diperhatikan.”

“Jangan negara lain sudah semakin maju, tetapi kita seperti ini saja," sambung Taufik.

Lebih lanjut, pria berusia 40 tahun itu merasa heran dengan kualitas pemain Indonesia yang mulai tersaingi negara-negara lain.

"Kita kan salah satu negara yang besar dengan bulu tangkis. Ginting kalah dari pemain muda Thailand, kenapa bisa?" ujar Taufik Hidayat.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved