Berita Lamongan

Main di Tambak, 2 Bocah di Lamongan Ditemukan Meninggal, Bermula dari Pamit Belajar Renang

Dua bocah SD ditemukan mati tenggelam di lahan tambak di Dusun Kalikapas Desa Sidomukti  Kalikapas Kecamatan Kab Lamongan, Sabtu (27/11/2021)

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Hanif Manshuri
bocah korban meninggal tenggelam di tambak, Sabtu (27/11/2021) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Dua bocah SD ditemukan mati tenggelam di lahan tambak di Dusun Kalikapas Desa Sidomukti Kalikapas Kecamatan Kabupaten Lamongan, Sabtu (27/11/2021).

Semula, si bocah itu, Andro Fabian Hermansyah  (9) pamit kepada orang tuanya, Hermanto (39) hendak bermain ke rumah temannya,  Vieno Alfaro Putra Pratama (10) untuk latihan  renang di tambak.

Namun sejak pamit Andro tidak juga kembali pulang. Hermanto kemudian mencari anaknya ke rumah Alfaro.

Yang ada depan rumah Alfaro, hanya HP dan sepeda pancal milik korban Andro. Sementara kedua bocah itu juga tidak ada di rumah. Pukul 14.45 WIB diketahui kedua bocah itu bermain di tambak milik Nur Ali.

Kedua orang tua korban yang masih satu desa beda RT itu mencoba mencarinya. Menanyakan kepada warga sekitar, namun tak berhasil ditemukan.

Kabar hilangnya dua bocah itu sampai ke telinga ibu saksi, Hajir (19) seorang mahasiswa desa setempat yang baru saja tiba di rumah.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Masih 41,60 Persen, Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan: Sasaran Masih Keberatan

Hajir mendengar cerita ibunya, kalau ada 2 anak desa hilang. Sudah dicari tapi tidak ketemu.

Hajir kemudian teringat menjumpai 2 bocah yang sedang bermain di area tambak milik Nur Ali saat ia sedang dalam perjalanan pulang ke rumah.

Saksi Hajir kemudian bergegas mencoba mencari kedua anak yang sedang  bermain di tambak yang ia jumpai sebelumnya.

"Saya kemudian berinisiatif menuju lokasi tambak tempat dua anak itu bermain, "kata Hajir kepada Polisi.

Hajir meyakini jika kedua bocah yang sebelumnya ia lihat bermain di tambak itu adalah dua bocah yang dicari orang tuanya.

Tiba di lokasi tambak  yang baru digali seluas 800 meter dengan kedalaman 1, 5 meter , kedua bocah  itu tidak ada.

Penasaran, Hajir dibantu M. Kholid (30) dan Hermanto (39) bersama dua warga lainnya mencari di ke dalaman tambak, dan betul, kecurigaan saksi Hajir membuahkan hasil. 

Pencarian dilakukan sampai ke tengah, dan korban Andro pertama  ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved