Berita Lamongan
Jembatan Darurat Dibangun, Warga Dusun Seren dan Kandangan Lamongan Tak Lagi Memutar
Warga dusun Seren dan Dusun Kandangan yang berada di Desa Jatipandak, tak lagi harus jalan memutar arah mencari jalan alternatif. Sebab sudah bisa mem
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Warga dusun Seren dan Dusun Kandangan yang berada di Desa Jatipandak, Kecamatan Sambeng, Lamongan tak lagi harus jalan memutar arah mencari jalan alternatif. Sebab sudah bisa memanfaatkan jembatan darurat.
Forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Sambeng bersama masyarakat mewujudkan jembatan darurat dengan memanfaatkan pondasi jembatan pengganti yang dalam proses pembangunan antara dua dusun tersebut, pada Rabu (1/12/2021).
Jembatan ambruk itu semula akibat diterjang derasnya air sungai. Kini masyarakat harus mencari jalan alternatif untuk bisa ke tujuan masing - masing dusun.
Jembatan alternatif penghubung antara Dusun Seren, Desa Jatipandak dengan Dusun Kandangan, Desa Candisari di Kecamatan Sambeng ini ambruk pada Senin (29/11/2021) malam lalu saat air sungai meluap dan membawa material banjir dari hulu.
Akibat jebolnya jembatan ini, aktivitas warga pun terganggu karena warga harus memutar sejauh 8 KM agar sampai ke dusun yang berbeda.
Baca juga: Lamongan Geger, Terpidana Pembunuh Mertua Bupati Lamongan Mendadak Akhiri Hidupnya
Camat Sambeng, Eko Tri Prasetyo menambahkan, jembatan alternatif antar dusun ini ambruk setelah sebelumnya beberapa waktu lalu pilar-pilarnya sempat retak dan hampir putus.
Setelah itu, derasnya hujan yang mengguyur di wilayah sekitar mengakibatkan terjadinya luapan sungai yang arusnya sangat deras dan membawa material dari hulu.
Untuk sementara, pihaknya membuat jembatan darurat dengan memanfaatkan pondasi jembatan pengganti yang dalam proses pembangunan.
Saat ini, aku Eko, jembatan darurat ini sudah terpasang dengan material bambu dan bisa dimanfaatkan warga untuk aktivitas sehari-hari.
"Terima kasih pada semua pihak atas bantuan berupa material dan tenaga dalam pembangunan jembatan darurat sebagai jalan alternatif. Alhamdulillah warga bisa memanfaatkan untuk sekolah dan menunjang aktifitas perekonomian," ungkap Eko kepada Tribun Jatim Network, Rabu (1/12/2021).
Baca juga: Ditinggal Pengajian, Rumah di Lamongan Dibobol Maling, Emas dan Uang Senilai Rp 233 Juta Amblas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/jembatan-darurat-yang-berhasil-diselesaikan-forkopimcam-dan-warga.jpg)