Berita Surabaya

Sidak Dapur Rutan Surabaya, Ditjen Pemasyarakatan Cicipi Masakan Semur, Begini Hasilnya

Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Ditjen Pemasyarakatan Muji Raharjo Drajat Santoso melakukan sidak ke Rutan Kelas I Surabaya, Kamis (2/12

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/Istimewa
Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Ditjen Pemasyarakatan Muji Raharjo Drajat Santoso saat melakukan sidak ke Rutan Kelas I Surabaya, dan mencicipi masakan semur di dapur, ditemani Kepala Rutan Wahyu Hendrajati Setyo Nugroho, Kamis (2/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Ditjen Pemasyarakatan Muji Raharjo Drajat Santoso melakukan sidak ke Rutan Kelas I Surabaya, Kamis (2/12/2021).

Muji menginspeksi dan mencoba hasil masakan dari dapur rutan yang terletak di Desa Medaeng itu.

Tak sendirian, ia juga didampingi tim dari Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jatim disambut Kepala Rutan Wahyu Hendrajati Setyo Nugroho. 

Setibanya di lokasi, rombongan langsung meninjau penyelenggaraan layanan di Rutan Surabaya

Diawali dengan meninjau layanan terpadu satu pintu yang menjadi pusat layanan informasi serta integrasi bagi masyarakat luas. Kemudian, berlanjut menuju dapur Rutan Surabaya

Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Ditjen Pemasyarakatan Muji Raharjo Drajat Santoso mengatakan, dapur yang menyediakan makanan bagi 1200 lebih penghuni Rutan Surabaya tersebut, relatif bekerja baik. 

"Memang tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan isi penghuni Rutan Surabaya, namun saya coba makanannya tadi ternyata tidak mengecewakan, enak," ujar Muji seraya mencicipi olahan masakan semur daging.

Selain itu, ia juga berharap makanan tersebut disajikan dengan baik. Penyajian makanannya harus prima sampai di tangan warga binaan.

"Kemasannya juga harus bersih, pastikan makanan ini layak dimakan oleh warga binaan," jelasnya.

Selanjutnya, rombongan meninjau Poliklinik Rutan Surabaya. Muji melihat, sistem antrian poliklinik juga relatif bagus. 

"Penghuninya cukup banyak, tapi polikliniknya sudah siap untuk menampung keluhan dari warga binaan yang membutuhkan perawatan," terangnya.

Di akhir Monev, Muji meninjau pembinaan yang ada di Sub Seksi Bimbingan Kegiatan. Ia juga mengapresiasi kegiatan yang berjalan di Subsi Bimgiat.

"Kegiatan tersebut bisa menjadi bekal kelak setelah warga binaan keluar dari Rutan Surabaya," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved