Berita Surabaya
Jawaban Fuad Bernardi Putra Risma Soal Kabar Gerakan Arek Suroboyo Dukung Anies Baswedan: Beda
Ketua Gerakan Arek Suroboyo (GAS) Fuad Bernardi membantah organisasinya mendukung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden di 2024. Putra sulung Menteri
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine Koloway
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua Gerakan Arek Suroboyo (GAS) Fuad Bernardi membantah organisasinya mendukung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden di 2024. Putra sulung Menteri Sosial Tri Rismaharini menegaskan bahwa hingga saat ini organisasinya belum menentukan calon yang didukung di Pemilihan presiden (pilpres).
"Kami telah klarifikasi melalui sejumlah media sosial milik GAS, bahwa GAS yang kemarin deklarasi bukan merupakan organisasi yang kami pimpin," kata Fuad kepada Surya.co.id, Senin (6/12/2021).
Fuad tak membantah bahwa pihaknya lebih dahulu menggunakan nama Gerakan Arek Suroboyo sebagai nama organisasi yang dipimpinnya.
Organisasi ini masuk dalam salah satu organisasi relawan pendukung Eri Cahyadi dan Armuji di Pilkada Wali Kota Surabaya 2020 lalu.
Relawan ini bergabung bersama barisan relawan lainnya mendukung Eri maju sebagai Calon Wali Kota. Hasilnya, pasangan yang diusung PDI Perjuangan ini pun keluar sebagai pemenang.
Pihaknya pun mengimbau masyarakat tak bingung. Khususnya, bagi masyarakat Surabaya. "Nama dan singkatan sama, tapi logo beda. Jadi, mereka nggak ada hubungannya dengan kami," katanya.
Baca juga: Kisah Mendebarkan Ibu Hamil Selamat dari Erupsi Gunung Semeru, Rela Berjalan Belasan Kilometer
"Kalau ada yang menyamakan organisasi yang baru-baru ini deklarasi (Anies Baswedan) dengan organisasi yang mendukung di pilwali, itu salah besar. Itu berbeda," tegas Fuad.
Sekalipun demikian, pihaknya tak bisa menghalangi pihak lain untuk menggunakan nama organisasi yang bersingkatan GAS ini. "Memang, kami belum patenkan nama ini. Sehingga, siapa saja masih bisa menggunakan. Kami sedang upayakan untuk segera mematenkan nama ini," katanya.
Pihaknya juga menegaskan bahwa orang-orang yang melakukan deklarasi minggu lalu bukan merupakan anggotanya. "Berdasarkan foto (deklarasi) yang kami terima, kami tak kenal satu pun dari mereka," katanya.
Berbeda dengan GAS yang telah deklarasi sebelumya, Fuad menegaskan GAS yang dipimpinnya belum menentukan arah dukungan di Pilpres 2024. "Masih lama (jadwalnya). Kami belum bahas pilpres," katanya.
"Apalagi, pilpres masih 2-3 tahun lagi. Kami masih menunggu dinamika," katanya.
Sebagai organisasi kepemudaan, pihaknya memilih fokus dalam gerakan pemberdayaan. "Justru, kami fokus pada pemberdayaan pemuda lewat usaha sehingga memberikan manfaat, khususnya yang ada di Surabaya," tegas pria yang juga menjabat Ketua Karang Taruna Jawa Timur ini.
Disinggung soal figur Anies, Fuad menilai Gubernur DKI Jakarta ini sebaiknya fokus untuk menyelesaikan program terlebih dahulu. Menurutnya, masih banyak tugas sebagai Gubernur yang harus dituntaskan.
"Kami lihat janji kampanye, kemudian dibandingkan dengan saat menjabat, belum banyak yang direalisasikan," kata Fuad.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/anak-risma-fuad-bernardi-saat-ditemui-di-depan-lobi-graha-amerta-surabaya.jpg)