Berita Surabaya

Menikmati Berbagai Menu Khas Nusantara di Festival Kuliner UMKM Dapoer Kecombrang Surabaya

Menikmati berbagai sajian menu khas Nusantara di Festival Kuliner UMKM Dapoer Kecombrang Surabaya. Mulai rangin, pecel, lontong kikil, sampai rujak.

Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Melia Luthfi
Festival Kuliner UMKM yang diselenggarakan oleh Dapoer Kecombrang Surabaya membuka kesempatan baru bagi para penjual kuliner untuk bangkit di tengah pandemi Covid-19, Selasa (7/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Melia Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Berbagai menu lokal khas Nusantara tersaji dalam Festival Kuliner UMKM yang digelar oleh Dapoer Kecombrang Surabaya

Terletak di kawasan Wonorejo Timur, Rungkut, Surabaya, deretan UMKM tersebut menjajakan berbagai kuliner lokal yang menggugah selera. 

Festival Kuliner UMKM sendiri digelar oleh pihak Dapoer Kecombrang Surabaya untuk membantu para pelaku usaha kecil menengah agar bisa bangkit di situasi pandemi Covid-19 (virus Corona). 

Banyak dari para pedagang yang kehilangan kesempatan berjualan di lokasi biasa ia berdagang, karena pandemi yang tak kunjung berakhir. 

"Tujuan kami menggandeng para UMKM lokal Surabaya adalah untuk memberikan mereka kesempatan bisa berjualan secara langsung. Karena kita tahu pandemi banyak berdampak, terutama untuk pedagang kecil. Banyak dari mereka yang kehilangan tempat jualannya," ujar Owner Dapoer Kecombrang Surabaya, Sutjipto, Selasa (7/12/2021).

Meskipun sama-sama berjualan makanan, Sutjipto tak menganggap para UMKM ini adalah pesaing Dapoer Kecombrang Surabaya. Justru ia mengajak mereka bersinergi untuk melengkapi satu sama lain. 

Menurutnya, Dapoer Kecombrang sering mendapatkan permintaan menu-menu baru dari para komsumen, seperti pecel, sate dan lain sebagainya. Sutjipto mengaku merasa keberatan untuk menyediakan menu tersebut. 

"Sebenarnya bisa saja kita menyediakan semua menu, tapi kembali lagi spesialisasi kita kan di olahan kecombrang. Memang kita inginnya fokus ke sana saja. Nah makanya diajaklah para UMKM ini supaya bisa memenuhi permintaan para customer tadi," ungkapnya. 

Berbagai pelaku UMKM kuliner ringan hingga makanan berat tersaji di halaman restoran Dapoer Kecombrang. Mulai dari jajanan rangin, pecel, sate, lontong kikil, rujak cingur hingga olahan daging ayam juga ada. 

Baca juga: Dapoer Kecombrang Surabaya Sajikan Berbagai Menu dengan Rempah Honje, Cicipi Kelezatannya yang Unik

Salah satu pedagang yang merasa terbantu dengan adanya sentra UMKM ini adalah Mursi (48). Perempuan yang biasanya berjualan jajanan rangin di Pasar Genteng Surabaya tersebut terpaksa menutup jualannya sebelumnya. 

"Karena pandemi, Pasar Genteng tutup. Terpaksa ikut tutup. Padahal sudah berjualan di sana sejak 7 tahun lalu. Akhirnya bingung mencari tempat jualan baru," ujar Mursi pemilik Rangin Pak Sam. 

Ajakan untuk ikut berjualan di Festival Kuliner UMKM ini seperti membawa angin segar baginya. Mursi langsung mengiyakan ketika ditawari tempat berjualan di sana. 

"Senang sekali bisa ikut jualan di sini, diberi tempat. Kalau biasanya hanya jualan separuh waktu, di sini bisa full. Pagi sampai malam bisa buka. Semoga ini menjadi ladang rezeki baru untuk kami para UMKM," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved