Breaking News:

Berita Banyuwangi

Angkat Potensi Kuliner Banyuwangi Lewat Kafe Kontes, Bupati Ipuk: Tak Hanya Soal Rasa

Berbagai upaya dilakukan Pemkab Banyuwangi untuk pemulihan ekonomi. Bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin), digelar "Kafe Kontes" untuk mengangkat

Penulis: Haorrahman | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Haorrahman
Angkat Potensi Kuliner Banyuwangi Lewat Kafe Kontes 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Berbagai upaya dilakukan Pemkab Banyuwangi untuk pemulihan ekonomi. Bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin), digelar "Kafe Kontes" untuk mengangkat potensi kuliner di Banyuwangi

"Saat ini banyak kafe tumbuh di Banyuwangi dengan berbagai gaya arsitektur yang unik. Kontes ini digelar untuk mengangkat brand kuliner Banyuwangi melalui seni arsitekturnya," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, saat pengumuman pemenang, di Pendopo Sabha Swaghata Banyuwangi, Senin (13/12/2021).  

Rangkaian kegiatan dimulai sejak November 2021 dengan diikuti sebagak 91 peserta dari berbagai kategori, mulai kategori hotel, industrial (urban), garden, hingga warung. 

Ipuk mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, Kafe Kontes 2021 ini dapat memicu para pelaku usaha kuliner untuk terus berbenah memberikan pelayanan yang lebih berkualitas.

Baca juga: Kirim Relawan dan Bantuan untuk Korban Erupsi Semeru, Bupati Banyuwangi: Ini Duka Kita Semua

“Kualitas di sini tidak hanya soal rasa, namun juga tempatnya harus nyaman dan menyehatkan. Dengan Kafe Kontes ini, mendorong agar usaha kuliner bisa berbenah dengan membuat tempat yang nyaman dan unik,' kata Ipuk.

Sementara Ketua Kadin Banyuwangi David Wijaya Tjoek mengatakan, Kafe Kontes 2021 digelar dalam rangka hari ulang tahun Kadin Banyuwangi yang ke 53 sekaligus menyambut Hari Jadi banyuwangi ke 250.

“Kegiatan ini sebagai bentuk atensi kami dalam mendukung geliat perekonomian di Banyuwangi,” kata David.

Baca juga: Ingin Setiap Daerah di Sidoarjo Ada Grup Kesenian Hadrah, Bupati Muhdlor: Kesulitan Alat, Lapor Saya

Adapun kriteria penilaian kafe kontes 2021 meliputi, tersedianya logo usaha, bangunan yang mengadopsi kearifan lokal, tata ruang yang baik sesuai peraturan daerah, tersedianya fasilitas umum, dan menerapkan protokol Kesehatan.

Ajang ini mendapat apresiasi positif dari para peserta. Salah satunya Suharto, owner cafe dan resto Umarasa.

“Kontes seperti ini memang sangat diperlukan. Sehingga kami para pelaku usaha semakin bersemangat meningkatkan kualitas layanan kami,” kata dia.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved