Breaking News:

Berita Jember

Warga Jember Mengaku Tim Buser Polisi, Ancam Warga dan Rampas Sepeda Motor, Lihat Nasibnya Kini

Seorang warga asal Desa Langkap Kecamatan Bangsalsari, Jember harus merasakan sel di rumah tahanan POlres Jember setelah mengaku sebagai anggota tim

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Januar
Net
Ilustrasi pria asal Jember ditangkap karena merampas sepeda motor warga dan ngaku Buser 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Seorang warga asal Desa Langkap Kecamatan Bangsalsari, Jember harus merasakan sel di rumah tahanan Polres Jember setelah mengaku sebagai anggota tim buru sergap (Buser) kepolisian.

Berbekal anggota Tim Buser abal-abal ini, lelaki bernama Hasan Basri (47) itu merampas dan menipu warga.

Akibatnya Hasan ditangkap polisi yang asli. Hasan Basri tidak sendiri, seorang rekannya Masrudi (41) warga Desa Ngampelrejo Kecamatan Jombang juga dibekuk polisi.

Keduanya melakukan tindakan perampasan dan penipuan sehingga disangka memakai Pasal 378 KUHP dan 368 KUHP.

Berbekal macak orang 'sakti' itu, Hasan dan Masrudi menipu seorang warga Kecamatan Jombang, Jember pada bulan November lalu. Keduanya mendatangi warga itu di rumahnya sambil mengancam. Keduanya mengancam kalau warga itu akan ditangkap polisi jika tidak menyerahkan sejumlah sepeda motor.

Ketika mengancam, Hasan mengaku sebagai seorang anggota Tim Buser kepolisian. "Pelaku ini mengaku sebagai anggota Tim Buser polisi, untuk menakut-nakuti korban, mengancam, dan melakukan bujuk rayu supaya menyerahkan beberapa sepeda motor," ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal POlres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna dalam rilis di Mapolres Jember, Selasa (14/12/2021) sore.

Kedua orang itu berhasil membawa kabur tiga sepeda motor milik warga yang ditipunya. Korban yang berinisial ITN, warga Kecamatan Jombang, pada akhirnya melaporkan peristiwa itu ke polisi pada 9 Desember lalu.

Polisi kemudian menyelidiki laporan tersebut, hingga akhirnya berhasil menangkap dua orang tersebut. Selain menangkap dua orang itu, polisi menyita barang bukti antara lain tiga unit sepeda motor, satu buah lencana Tim Buser, 10 stiker bertuliskan Surat Kabar MIngguan Buser, juga dua lembar stiker bertuliskan Pers Buru Sergap.

Ketika ditanya apakah tersangka juga mengaku sebagai wartawan, Yogi menjawab jika salah satu pelaku mengaku sebagai wartawan media online. "Namun kebenarannya akan kami dalami lagi," ujar Yogi.

Kini kedua orang tersebut sudah mendekam di sel Rutan Polres Jember.

Kumpulan berita Jember terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved