Breaking News:

Berita Gresik

Harga Sejumlah Sembako di Gresik Terus Naik, Diskoperindag: Tidak Masalah, Nilainya Kecil

Beberapa harga kebutuhan pokok  kelengkapan dapur di Gresik terus naik jelang akhir tahun 2021. Seperti minyak goreng tembus Rp 20.000 perliter. Pedag

Penulis: Sugiyono | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Moch. Sugiyono
Para pedagang di Pasar Baru Gresik yang mengeluh harga kebutuhan pokok terus naik, Sabtu (25/12/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Beberapa harga kebutuhan pokok kelengkapan dapur di Gresik terus naik jelang akhir tahun 2021. Seperti minyak goreng tembus Rp 20.000 per liter. Pedagang khawatir harus terus naik dan pelanggan akan berkurang.

Beberapa harga yang melambung tinggi yaitu cabai rawit yang kurang bagus mencapai Rp 80.000 per kilogram dan cabai rawit yang bagus mencapai Rp 90.000 per kilogram.

Sedangkan harga minyak goreng kemasan 2 kilogram mencapai Rp 40.000 per liter. Minyak goreng curah mencapai Rp 19.000 per liter.

Sedangkan untuk telur ayam tembus Rp 30.000 per kilogram dan harga daging sapi mencapai Rp 100.000 per kilogram.

Dari kenaikan harga sembako dan perkelengkapan dapur ini terus naik dan pelanggan akan mengurangi jumlah pembelian. Sehingga barang dagangan tidak terjual dan tidak kembali modal.

“Harga kebutuhan pokok terus baik. Belum harga telur dan beras, semuanya terus naik jelang akhir tahun. Dikhawatirkan akan membuat pelanggan mengurangi bahan belanjanya. Akhirnya, barang dagangan semakin tidak laku. Hingga terjadi kerugian,” kata Evi, pedagang di Pasar Baru Gresik, Jalan Gubernur Suryo, Gresik.

Begitu juga disampaikan Kamisih pedagang daging ayam, sapi dan kambing, mengatakan, tidak berani membeli daging dalam jumlah besar. Sebab, harga daging mencapar Rp 100.000 per kilogram. Sehingga, dikhawatirkan tidak terjual pada akhir tahun ini.

“Terpaksa beli daging dalam jumlah kecil, hanya untuk menyediakan para pelanggan,” kata Kamisih.

Terpisah Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gresik, Agus Budiono mengatakan, kenaikan harga sembako hanya sedikit.

“Tidak masalah naik, nilainya kecil hanya beberapa digit aja,” kata Agus.

Lebih lanjut Agus menambahkan, harga sembako masih stabil dan ketersediaan aman hingga akhir tahun 2021.

“Harga sembako dibilang stabil dan terkoreksi adanya fluktuasi naik turun.  Harga cabai rawit ketersediaan aman hingga akhir tahun,” katanya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved