Berita Surabaya

Makin Dipermudah, Penumpang Bus Surabaya Bisa Bayar Pakai Mandiri e-Money

Bank Mandiri terus memperkuat dukungan pada Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Ndaru Wijayanto
Bank Mandiri Regional VIII / Jawa 3
Launching penggunaan e money Bank Mandiri untuk pembayaran angkutan bus di Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bank Mandiri terus memperkuat dukungan pada Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).

Salah satunya adalah penggunaan kartu prabayar Mandiri e-money untuk pembayaran Tap On Bus pada layanan Teman Bus di Kota Surabaya, Jawa Timur.

"Harapannya, kerjasama ini dapat meningkatkan kemudahan dan minat masyarakat Surabaya memanfaatkan alat transportasi perkotaan berbasis jalan yang diluncurkan Kementerian Perhubungan itu," kata I Gede Raka Arimbawa, Regional CEO Bank Mandiri Region VIII Jawa 3 Surabaya, Rabu (29/12/2021).

Teman Bus merupakan implementasi program Buy the Service dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub) untuk pengembangan angkutan umum di kawasan perkotaan.

Di mana berbasis jalan yang menggunakan teknologi telematika yang andal dan berbasis non tunai untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan serta kenyamanan mobilisasi masyarakat berbasis pembayaran non tunai.

Baca juga: 8 Bus Suroboyo untuk Trayek Baru Diresmikan, Bisa Bayar Pakai Botol dan Uang Non-Tunai

Tujuan utama Teman Bus adalah memberikan transportasi ekonomis, mudah, andal dan nyaman bagi masyarakat.

Menurut I Gede Raka Arimbawa, inisiatif kerjasama ini merupakan realisasi visi Bank Mandiri menjadi mitra keuangan terpilih utama yang berbasis pada keunggulan layanan digital perbankan.

"Prinsipnya, kami ingin mempermudah masyarakat yang ingin naik Bus, tanpa harus menyiapkan uang tunai untuk pembayaran. Inisiatif ini sangat strategis karena kartu berlogo mandiri e-money cukup mudah diperoleh dan mudah di top up," jelas I Gede Raka.

Pembayaran Tap On Bus pada layanan Teman Bus nantinya tidak hanya di Kota Surabaya, di waktu yang akan datang tidak menutup kemungkinan diimplementasikan di titik lokasi lainnya.

Salah satu benefit yang ditawarkan Bank Mandiri melalui fungsi e-Money yakni sebagai alat pembayaran non-tunai sehingga transaksi menjadi lebih mudah dan praktis, tidak perlu membawa uang tunai dan direpotkan oleh uang kembalian.

Tak hanya itu, Mandiri e-money juga telah memiliki ekosistem pengguna dan merchant yang sangat luas, sehingga dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pemegang kartu.

Saat ini Mandiri e-Money telah dapat digunakan untuk Pembayaran Tol; Pembayaran parkir; Tap On Bus; Teman Bus; Pembayaran di SPBU; Belanja di toko retail seperti Indomaret, Alfamart, dll; Wahana hiburan dan restoran lainnya.

Agar dapat dimanfaatkan untuk berbagai transaksi non-tunai, kartu e-Money juga dapat diisi ulang dengan menggunakan aplikasi Livin' by Mandiri pada telepon pintar Android yang memiliki fitur NFC (near field communication), iOS (Iphone) maupun e-Commerce yang sudah bekerjasama dengan Bank Mandiri, pada Mesin ATM dan Kantor cabang Bank Mandiri.

“Inisiatif kerjasama ini sejalan dengan keinginan Bank Mandiri untuk terus memberikan nilai tambah kepada mitra serta upaya kami untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi transaksi tunai sebagaimana dicanangkan pemerintah melalui Bank Indonesia dalam Gerakan Nasional Non Tunai" sambung I Gede Raka.

Bank Mandiri telah menunjukkan konsistensinya dalam dukungan pada Gerakan Nasional Non Tunai, antara lain melalui tingginya jumlah penerbitan kartu berlogo Mandiri e-Money yang kini telah mencapai 25,6 juta kartu.

Sampai dengan akhir November 2021, frekuensi top up e-Money Region VIII Jawa 3 Surabaya sebesar 11,8 juta transaksi.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved