Breaking News:

Berita Malang

Tahun 2022, Satreskrim Polresta Malang Kota Bakal Sikat Kejahatan Jalanan di Wilayah Kota Malang

Di tahun 2022, Satreskrim Polresta Malang Kota siap tindak tegas street crime (kejahatan jalanan) yang masih marak terjadi di Kota Malang

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
tribunjatim/kukuh
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo, Senin (25/10/2021). 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Di tahun 2022, Satreskrim Polresta Malang Kota siap tindak tegas street crime (kejahatan jalanan) yang masih marak terjadi di Kota Malang.

Hal itu dilakukan, mengingat jumlah tindak kejahatan 3C (Curat, Curas dan Curanmor) masih cukup banyak.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo mengatakan, di tahun 2022 ini pihaknya akan bekerja keras. Termasuk, mengupayakan penuntasan kasus yang belum terselesaikan di tahun 2021.

Baca juga: Ratusan Personel Naik Pangkat, Kapolres Madiun: Pelecut Pelayanan Masyarakat Lebih Optimal

Dirinya mencatat ada 219 laporan polisi (LP) yang masih belum terselesaikan di tahun 2021. Angka tersebut, yakni 19 persen dari total LP yang masuk ke Satreskrim Polresta Malang Kota dengan jumlah 1.163 LP.

"Ini kami lakukan, agar tidak menjadi tanggungan kami nantinya. Sehingga, kami akan terus mengejar capaian kekurangan tersebut, mengingat laporan akan terus masuk ke petugas," ujarnya kepada TribunJatim.com, Senin (3/1/2022).

Dirinya menjelaskan bahwa dari jumlah tersebut, masih didominasi oleh street crime. Mulai dari curanmor, jambret, kekerasan hingga pengroyokan dan perkelahian.

Seperti yang dilakukan oleh sekelompok pemuda di Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru, Sabtu (1/1/2022) dini hari lalu.

"Kami akan tindak tegas, kami sudah mengamankan total ada 15 orang, dan sembilan orang diantaranya kami amankan atas pelanggaran Pasal 170 KUHP tentang perusakan dan pengeroyokan," bebernya.

Selain itu, Satreskrim Polresta Malang Kota akan lebih giat lagi dalam memberikan edukasi dan sosialisasi. Tentunya, untuk menekan dan menjaga agar tindak kriminal tidak terulang kembali, serta masyarakat bisa lebih waspada.

"Kami akan bekerja bersama dengan Sat Samapta Polresta Malang Kota dan Sat Binmas Polresta Malang Kota, untuk tindakan preventif dan preemptif. Dan apabila memang sudah terjadi, maka petugas tentu akan menjatuhkan tindakan represif berupa penindakan hukum oleh Satreskrim Polresta Malang Kota," terangnya.

Sebelumnya, Satreskrim Polresta Makota di tahun 2021 telah menerima sebanyak 1.163 LP. Dan dari jumlah tersebut, sebanyak 944 LP berhasil diselesaikan selama 2021.

"Petugas berhasil mengamankan sebanyak 191 tersangka, dari 944 LP yang sudah diselesaikan. Dan penyelesaian ini sudah mencapai angka 81 persen di tahun 2021 ini. Tentu harapannya, bisa lebih maksimal penyelesaiannya di tahun 2022," tandasnya.

Kumpulan berita Malang terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved