Breaking News:

Berita Jatim

Gubernur Khofifah Resmikan Kantor PC Muslimat NU Bojonegoro, Ajak Masyarakat Waspada Omicron

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta seluruh  masyarakat Jawa Tinur optimis bangun ekonomi dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Fatimatuz Zahroh
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansaa saat meresmikan kantor PC Muslimat NU Cabang Bojonegoro, Sabtu (8/1/2022). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta seluruh  masyarakat Jawa Tinur optimis bangun ekonomi dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

Ajakan tersebut disampaikan dalam acara peresmian kantor PC Muslimat NU Cabang Bojonegoro, Sabtu (8/1/2022). 

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu menjaga semangat dan optimisme bahwa setelah ada kesulitan akan ada kemudahan (inna ma'al usri yusro). Insya Allah ekonomi kita segera bangkit. Hal yang menopang berbagai potensi pertumbuhan ekonomi dapat menjadi penguat optimisme kebangkitan tersebut. Jangan lupa merawat persatuan dan kerukunan mengingat  bangsa Indonesia ini  terdiri dari belasan  ribu pulau, ratusan suku ribuan bahasa maupun adat istiadat yang ada," ungkapnya. 

Gubernur Khofifah menegaskan, dengan merawat kerukunan dan persatuan akan menjadi modal kuat tumbuhnya social capital bagi bangsa dan negara.

"Karena ketentraman dan ketenangan  yang terwujud akan memberi efek pada ekonomi kita tumbuh produktif, pendidikan kita berjalan maksimal, dimensi sosial kita juga tumbuh produktif begitu juga bidang lainnya," katanya. 

Gubernur Khofifah yang juga selaku Ketua Umum PP Muslimat NU ini kemudian juga melanjutkan bagaimana ujian-ujian yang bisa mempengaruhi kerukunan umat sering terjadi di masa sekarang. Utamanya, dengan adanya kemajuan teknologi bisa mengganggu hubungan antar sesama umat tanpa terasa karena gerakannya secara virtual.

"Ini PR yang bisa mengganggu ukhuwah islamiyah, wathaniyah dan insaniyah. Tugas kita adalah menjaga ketentraman dan kerukunan yang sudah terbentuk di lingkungan kita. Jangan lupa tetap diikuti do'a," tuturnya 

"Tidak masalah lebih sering menatap layar handphone jika  gadget masing-masing bisa dimanfaatkan untuk mengakses belajar hal produktif, aplikasi pembelajaran UMKM, jejaring pemasaran produk, juga tadarrus al-quran. Ini bentuk transformasi digital yang baik,"  tambah dia. 

Dengan kehadiran teknologi yang semakin akrab di masyarakat, lanjut Khofifah, maka harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung hal produktif. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved