Breaking News:

Berita Kabupaten Kediri

Mantan Karyawan di Kediri Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Sampai Ratusan Juta Rupiah untuk Foya-foya

Mantan karyawan simpan pinjam di Pare Kediri nekat menggelapkan uang perusahaan sampai ratusan juta rupiah untuk foya-foya.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Farid Mukarrom
AA (20) mantan karyawan perusahaan simpan pinjam di Pare, Kediri, yang gelapkan uang kantor hingga ratusan juta rupiah ditangkap jajaran Unit Reskim Polsek Pare, Jumat (7/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Farid Mukarrom

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - AA (20) warga Banjaran, Kecamatan Kediri, Kota Kediri, yang merupakan mantan karyawan perusahaan simpan pinjam di Pare, Kediri, gelapkan uang kantor hingga ratusan juta rupiah.

Dari perbuatannya, AA menggasak uang perusahaan mencapai Rp 106.880.000.

Kapolsek Pare, AKP I Nyoman Sugita mengatakan, penangkapan itu berawal dari laporan pihak perusahaan bahwa ada dugaan penggelapan uang. 

Pelaku yang merupakan mantan karyawan itu diamankan di rumahnya pada Jumat (7/1/2022) sekitar pukul 11.30 WIB. 

Baca juga: Polda Jatim Tetapkan 1 Tersangka Atas Kasus Penipuan dan Penggelapan Investasi SPBU di Banyuwangi

"Kami menerima laporan tentang penggelapan uang. Selanjutnya kami lanjutkan dengan penyelidikan, akhirnya berhasil menangkap kemarin," jelas AKP I Nyoman Sugita, Senin (10/1/2022).

AKP I Nyoman Sugita menuturkan, awalnya pihak perusahaan merasa curiga atas laporan keuangan pada 20 September 2021 sampai dengan tanggal 25 November 2021.

Saat itu laporan uang yang dipinjam nasabah tidak ada. 

"Pihak perusahaan curiga, sedangkan pelaku ini sudah keluar dari perusahaan sejak dua bulan lalu," jelasnya. 

Dari keterangan pelaku saat ditangkap, dia mempergunakan uang tersebut untuk kebutuhan sehari-hari dan juga bersenang-senang. 

"Pelaku ini melakukan penggelapan dalam jabatan dengan cara membuat nasabah fiktif, yaitu orang tidak pinjam uang tetapi ditulis pinjam uang," terang AKP I Nyoman Sugita.

Kini, pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Pare guna penyelidikan lebih lanjut. 

Adapun barang bukti yang disita adalah 81 lembar promise, 1 buah buku setoran, 7 lembar data audit, 1 lembar surat keterangan kerja sama, serta 1 lembar tanda terima penerimaan gajian. 

"Pelaku ini dijerat dengan Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan dengan hukuman penjara 5 tahun," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved