Berita Jatim
Update Viral Pria Tendang Video, Polda Jatim Masih Fokus Penyelidikan dan Pengejaran
Polda Jatim masih berupaya mengejar pria terekam membuang sesajen di lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru dengan cara menendang, hingga videonya
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA-Polda Jatim masih berupaya mengejar pria terekam membuang sesajen di lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru dengan cara menendang, hingga videonya viral di media sosial (Medsos).
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, pihaknya masih fokus melakukan penyelidikan terhadap video yang viral, sejak Sabtu (8/1/2022) kemarin.
Termasuk, juga melakukan pengejaran terhadap pria yang terdapat dalam rekaman video viral tersebut.
"Masih dilakukan penyelidikan dan pengejaran tim," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Selasa (11/1/2022).
Baca juga: Survei Indikator soal Capres, Prabowo Subianto Masih Tertinggi, Tri Rismaharini Tempel Sandiaga Uno
Sekadar diketahui, erupsi Gunung Semeru awal Desember 2021 lalu memang mengundang beberapa kejadian beragam yang sukses viral di Jagad Maya.
Terbaru, sejak Minggu (9/1/2022) kemarin, di medsos viral video yang merekam aksi seseorang pria membuang dan menendang makanan sesajen di lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru.
Diketahui, sesajen yang dibuang itu terjadi di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang. Lokasinya ada di dua titik. Pertama yaitu pura dan sungai yang berhulu dari Gunung Semeru.
Warga setempat Khotib menyayangkan, aksi yang dilakukan pria tak dikenal dalam video viral tersebut.
Menurutnya, sesajen merupakan warisan dari budaya leluhur yang masih dipegang banyak masyarakat untuk menjaga tradisi.
Aksi itu, lanjut Khotib, disebut telah banyak warga menciderai perasaan warga lereng Gunung Semeru.
"Ngawur itu bisa memecah kerukunan umat beragama. Apalagi dia juga nyebut kalau sesajen ini penyebab Semeru erupsi," ujarnya pada awak media di Lumajang, Minggu (9/1/2022).
Respon negatif terhadap aksi pria dalam video tersebut juga muncul dari salah seorang tokoh masyarakat tingkat nasional.
Satu diantaranya adalah putri tokoh nasional, Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid atau akrab dikenal Alissa Wahid.
Dikutip TribunJatim.com dari BanjarmasinPost.co.id (jaringan Tribunnews.com), putri sulung Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Presiden ke-4 RI itu menyampaikan kritikannya pada aksi pelaku.
Lewat akun Twitter-nya, Alissa menegaskan soal meyakini bahwa sesajen tidak boleh, monggo saja. “Tapi memaksakan itu kepada yang meyakininya, itu yang tidak boleh,” tegasnya
"Repot memang kalau ketemu yang model2 begini. Susah banget memahami bahwa dunia bukan milik kelompoknya saja," tulisnya, pada Minggu (9/1/2022) kemarin.
Kumpulan berita Jatim terkini