Breaking News:

Berita Kediri

Resahkan Masyarakat, Komplotan Pelaku Pencurian dengan Modus Pecah Kaca Dicokok Polisi

Satreskrim Polres Kediri Kota meringkus 4 tersangka komplotan pelaku dan penadah pencurian dengan modus pecah kaca mobil yang beraksi di wilayah

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Didik Mashudi
Para tersangka komplotan pelaku pecah kaca yang diringkus Satreskrim Polres Kediri Kota diperlihatkan awak media, Jumat (14/1/2022). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Satreskrim Polres Kediri Kota meringkus 4 tersangka komplotan pelaku dan penadah pencurian dengan modus pecah kaca mobil yang beraksi di wilayah Kediri, Jumat (14/1/2022).
Tersangka yang diamankan petugas masing-masing, RH (37) warga Desa Toweka, Kecamatan Tuwelu, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara.

RH merupakan pelaku utama yang menjadi eksekutor setiap aksi pecah kaca di wilayah Kediri. Sehari-hari RH tinggal di rumah kontrakan di Kabupaten Gresik.

Selanjutnya tiga pelaku lainnya bertindak sebagai penadah barang hasil curian, masing -masing, HMS (30) warga Perumahan Pakis Permata Asri, Kabupaten Malang, KAW (31) warga Jl Candi Badut, Kota Malang serta EP (48) warga Kelurahan Bebekan Pereng, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.

Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi didampingi Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Girindra Wardana menjelaskan, ungkap kasus bermula dari penyelidikan kasus pecah kaca mobil Honda Jazz di Jl Penanggungan Gang 2 Kota Kediri yang terjadi 14 Oktober 2021.

Baca juga: Dua Oknum TNI Diduga Terlibat Pencurian Kabel Telkom di Surabaya-Sidoarjo, Polisi Amankan 10 Pelaku

Pada kasus ini pelaku RH dan M mendapati di dalam mobil ada satu tablet merk Samsung. Selanjutnya RH selaku eksekutor mengambil dengan cara memecah kaca belakang sebelah kanan dengan menggunakan sebuah obeng warna abu orange dengan panjang 25 cm.

Selanjutnya tablet hasil warna hitam dijual kepada EP di wilayah Surabaya seharga Rp 1 juta.
Kemudian tablet diserahkan kepada KAW di wilayah Pandaan Kabupaten Pasuruan untuk dijualkan seharga Rp 1.100.000 dan dibeli oleh HMS di wilayah Kota Malang.

Dari penjelasan HMS petugas kemudian menemukan petujuk serta mengamankan para pelaku komplotan pencuri dengan modus pecah kaca.

"Ungkap kasus ini hasil berkolaborasi dengan polres lain dan penyelidikan yang panjang serta penemuan barang bukti. Kita urut dari penadah sampai kepada RH yang merupakan pelaku utama," jelasnya.

Sementara dari hasil penyelidikan petugas diperoleh pengakuan tersangka juga melakukan aksi pecah di wilayah Kediri sebanyak 8 kali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved