Berita Jatim

Camping Seru Sekitar Gunung Welirang, Wisata Petualang Bareng Keluarga

Kabupaten Mojokerto kembali menawarkan destinasi wisata alam yang menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan kaki Gunung Welirang. Sebut

Tayang:
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Nurika Anisa
Suasana pegunungan Gunung Welirang bisa dinikmati sambil camping di Bukit Krapyak 

Hingga saat ini area makam pun tak pernah sepi peziarah setiap hari. Lambat laun, pembenahan area dilakukan oleh masyarakat dan komunitas APPALA (Arek Padusan Pencinta Alam).

Mereka lah yang turun naik ke lokasi untuk merawat serta berusa berinovasi untuk mengembangkan lokasi. Mereka menambah spot baru yaitu camping ground di area bukit krapyak. Hingga kemudian menjadi spot yang banyak direkomendasikan untuk wisata petualang di daerah Pacet.

"Memang sudah lama dibuka untuk umum tapi mulai diresmikan sekitar awal tahun 2019 untuk area bukit dan tiket camping ground," ujar Ismi selaku pengelola Camping Ground Bukit Krapyak, Sabtu (15/1/2022).

Semula akses jalan bukit krapyak cukup terjal, namun pengelola membenahi area dengan membangun tangga ke Makam dan Camping Ground di area atas bukit. Khas bukit memang mengharuskan wisatawan tracking, namun keindahan

"Dulu masih tanah terjal, sekarang anak tangganya sudah cukup mudah. Fasilitas juga kami sediakan lengkap," kata dia.

Tak perlu khawatir, saat ini Bukit Krapyak sudah dilengkapi dengan fasilitas umum. Mulai dari toilet, musholla dan kesediaan air yang cukup mudah. Bahkan tempat ini juga sudah dilengkapi lapangan voly untuk menambah keseruan wisatawan yang ingin melakukan outbond maupun olahraga.

Lahan yang cukup luas berkapasitas sekitar seribu orang dan difasilitasi tempat duduk untuk membuat suasana semakin mendukung saat menikmati sunset, taman bunga dan spot swafoto.

Sementara untuk alat camping, wisatawan bisa menyewa dari beberapa rental yang sudah bekerja sama dengan pengelola Bukit Krapyak. Tak peru repot, alat camping bisa diantar ke area bukit. Beberapa guide juga tersedia untuk menemani kalian mengeksplore hutan Gunung Welirang.

"Sebelumnya kami sediakan alat camping tapi sekarang tidak, tetapi untuk yang butuh bisa booking dan diambil di tempat atau bertemu penyewa," kata Ismi.

Keindahan yang lengkap dengan fasilitas yang mencukupi untuk berkemah, membuat bukit krapyak tak pernah sepi pengunjung. Aktivitas outdoor seperti camping ceria, annyversary komunitas, outbond dan berkemah kerap dilakukan oleh komunitas, sekolah maupun wisatawan keluarga.

Untuk kunjungan keluarga, Ismi merekomendasikan anak-anak di atas tiga tahun dan tetap dengan pengawasan keluarga. Beberapa barang bawaan juga harus dipersiapkan secara pribadi. Misalnya tempat memasak, sepatu maupun sandal dan juga jaket. Sebab, cuaca pegunungan Gunung Welirang cukup dingin sekalipun memasuki musim kemarau atau yang dikenal musim ketigo dalam bahasa Jawa.

"Sebelum pandemi saat weekend bisa seribu orang, tapi sekarang agak turun. Mungkin 200-500 orang weekend ya," kata Ismi.

Diharapkan setiap pengunjung yang datang tetap mematuhi peraturan protokol kesehatan. Selain itu, Ismi mengimbau, wisatawan tetap membawa turun sampah-sampah pribadi sepulang camping.

Beberapa aturan juga berlaku di Bukit Krapyak, dimana wisatawan harus melakukan registrasi offline, menyertakan sertifikat vaksin dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Area camping juga dibatasi untuk 25 persen pengunjung dari kapasitas normal 1000 orang.

Wisatawan bisa menikmati pemandangan lengkap di lereng Gunung Welirang sembari bersantai dari sibuknya aktivitas kota. Aktivitas liburan seru ini bisa kalian lakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kumpulan berita Jatim terkini

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved