Berita Kabupaten Madiun

Rawat Satu Pasien Omicron, RSUD Dolopo Madiun Terima PMI dari Hongkong Positif Covid-19

Rawat satu pasien positif Omicron, RSUD Dolopo Kabupaten Madiun kembali menerima PMI dari Hongkong yang positif Covid-19.

TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra
Setidaknya, ada dua pasien Covid-19 (virus Corona) dengan riwayat bepergian ke luar negeri, yang kini dirawat di RSUD Dolopo Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin (17/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Setidaknya, ada dua pasien Covid-19 (virus Corona) dengan riwayat bepergian ke luar negeri, yang kini dirawat di RSUD Dolopo Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Pasien pertama adalah seorang perempuan berinisial S (23) yang sudah dipastikan positif Covid-19 varian Omicron

Sedangkan yang kedua merupakan perempuan berinisial SK (34) yang masih menunggu hasil tes Whole Genome Sequencing (WGS).

"Yang pertama kemarin sudah kita sampaikan nona S positif Covid-19 varian Omicron. Ada lagi satu pasien seorang PMI (pekerja migran Indonesia) dari negara yang sama (Hongkong) yang juga positif Covid-19," kata Direktur RSUD Dolopo Kabupaten Madiun, Purnomo Hadi, Senin (17/1/2022).

Baca juga: Wali Kota Sutiaji Sebut Ada Warga Kota Malang Positif Covid-19 Varian Omicron: Sudah Sembuh

"Hanya saja kita belum bisa memastikan ke sana (positif Omicron), karena kita belum melakukan pemeriksaan WGS ke Surabaya," lanjutnya.

Rencananya hari ini RSUD Dolopo Kabupaten Madiun akan mengirim sampel swab SK yang merupakan warga Kecamatan Dagangan tersebut ke Surabaya untuk dilakukan WGS.

Selain sampel milik SK, Purnomo Hadi juga akan mengirim dua sampel lainnya, yaitu dua pasien Covid-19 hasil tracing dari pasien S.

"Jadi hari ini kita kirim tiga sampel. Pertama dari PMI yang baru saja masuk (SK) lalu hasil tracing pasien sebelumnya (S) sebanyak dua pasien," ucap Purnomo.

Purnomo Hadi berharap hasil WGS ketiga pasien Covid-19 tersebut negatif Omicron dan hanya Covid-19 biasa. 

"Sebenarnya gejala varian Omicron ini cukup ringan, cuma demam, tapi ini yang harus kita curigai ternyata Omicron pemeriksaannya harus begitu detail dan terperinci," jelasnya.

Buktinya kedua pasien PMI tersebut sudah menjalani karantina selama 14 hari serta sudah melakukan tes PCR dengan hasil negatif.

"Tapi ternyata saat kita lakukan PCR hasilnya positif, ini artinya harus ada sebuah pemeriksaan yang lebih detail dan lebih hati-hati, disinkronkan dengan gejala, jangan mudah kita mengambil keputusan dia negatif," terang Purnomo Hadi.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved